Mayat Pemuda Ditemukan di Sungai Banjaran Berjarak 1,5 Km dari Sepeda Motornya

Ilustrasi mayat kecelakaan. (Harian Jogja - Gigih M Hanafi)
03 Maret 2020 00:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Warga Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di Sungai Banjaran, kalurahan setempat, Minggu (1/3/2020).

Salah satu warga, Trisno Raharjo, mengatakan mayat berjenis kelamin laki-laki itu pertama kali diketahui oleh warga setempat sekitar pukul 15.15 WIB. Warga lantas melaporkan penemuan ini kepada pihak berwajib.

"Dapat kabar kalau ada penemuan ini dari temen-temen saya, tapi kemarin sudah langsung dibawa untuk identifikasi," ujar Trisno, dikonfirmasi, Senin (2/3/2020).

Mantan lurah Giripurwo ini mengatakan setelah dilakukan indentifikasi oleh Kepolisian Girimulyo, diketahui mayat tersebut bernama Sipras, 24, warga Dusun Ngesong, Kalurahan Giripurwo, Kapanewon Girimulyo. Sipras diketahui pergi dari rumah pada Minggu dini hari sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia di sungai tersebut.

"Setelah dicek ternyata ini salah satu warga Giripurwo juga, namanya Sipras," ucapnya.

Kepala Kepolisian Sektor Girimulyo, Ajun Komisaris Polisi, Sri Purwanti mengatakan, korban ditemukan kurang lebih 1,5 kilometer dari tempat ditemukannya sepeda motor korban. Saat ditemukan, jasadnya dalam posisi keadaan terlentang di atas batu di tenga sungai.

Berdasarkan penuturan dari keluarga, lanjut Sri, korban memiliki riwayat gangguan jiwa.

"Korban diduga terpeleset saat arus sungai deras, sehingga korban kemudian tenggelam dan terbawa arus sungai. Kematian korban dimungkinkan karena badannya terbentur oleh bebatuan pada saat terbawa arus air dan kemudian kehabisan oksigen," ucapnya.

Sri menyatakan berdasarkan pemeriksaan tim medis dari pihak Puskesmas Girimulyo 2, jasad Sipras tidak ditemukan adanya luka bekas tanda-tanda penganiyaan. Jenazah korban selanjutnya telah dimakamkan oleh pihak keluarga sehari selang penemuan.