Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
ILustrasi Administrasi kependudukan/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejak dimulai pada 15 Februari lalu, jumlah warga Kabupaten Sleman yang mengisi laman sensus penduduk secara daring masih minim. Hingga pekan pertama Maret, jumlah keluarga yang mengisi sensus penduduk, tercatat baru 5.000 kepala keluarga (KK) atau 1,37% dari total penduduk Sleman.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sleman Arina Yuliati mengatakan hingga Selasa (3/3), dari total 366.000 KK yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sleman, baru sekitar 7.000 KK yang sudah mengakses laman pengisian sensus penduduk online. Dari total tersebut, baru ada sekitar 5.000 KK di antaranya yang sudah merampungkan proses penyensusan.
Dia mengatakan sensus penduduk tersebut dapat diakses lewat laman resmi yang beralamatkan di sensus.bps.go.id. Pengaksesan, kata dia, tak hanya bisa dilakukan lewat personal computer (PC) ataupun laptop, tetapi juga bisa melalui ponsel dan tablet. “Jadi seharusnya mudah dan bisa dilakukan di mana saja,” kata dia seusai mendampingi Bupati Sleman Sri Purnomo dalam mengisi sensus penduduk online di Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (4/3/2020).
Setelah sensus penduduk via online yang dilakukan hingga 31 Maret, tahap berikutnya adalah sensus penduduk yang dilakukan secara langsung melalui wawancara mulai 1-31 Juli. "Wawancara langsung ini dilakukan untuk memverifikasi hasil sensus online serta mengecek keakuratan data warga," katanya.
Oleh karena itu dia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan waktu melakukan sensus online sebelum 31 Maret 2020. Pihaknya mengaku sudah berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dengan memberikan tutorial kepada OPD di Pemkab Sleman. Termasuk kegiatan sosialisasi di forum komunikasi (forkom) desa. "Kami berharap para kepala desa yang sudah mendapatkan sosialisasi agar segera mengajak warganya mengisi data di sensus online," harapnya.
Bupati Sleman Sri Purnomo juga turut mengajak mengajak seluruh warga Sleman untuk aktif berpartisipasi mensukseskan sensus penduduk online. Menurut dia pelaksanaan sensus tersebut sangat bermanfaat bagi perencanaan pembangunan pemerintah ke depan.
Untuk itu, dia mengajak sekaligus memberikan contoh agar warga Sleman ikut aktif dan berpartisipasi dalam sensus penduduk online. "Mari luangkan sedikit waktunya, jangan ragu, Sensus Penduduk ini berguna untuk melihat kondisi penduduk di Kabupaten Sleman," katanya, Rabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna
Changan Indonesia meluncurkan Nevo Q05 di GIIAS 2026 dengan harga mulai Rp309 juta dan telah dirakit secara lokal di Purwakarta.
GIIAS 2026 menghadirkan deretan mobil baru dari Mazda, Toyota, Lexus, Suzuki, hingga Hino dengan teknologi hybrid dan EV.
BMKG mengingatkan El Nino kategori kuat meningkatkan risiko kekeringan di Jawa Tengah yang mengancam pertanian dan sumber daya air.