Jumlah Pengisi Sensus Penduduk Sleman Minim

ILustrasi Administrasi kependudukan - JIBI
04 Maret 2020 20:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sejak dimulai pada 15 Februari lalu, jumlah warga Kabupaten Sleman yang mengisi laman sensus penduduk secara daring masih minim. Hingga pekan pertama Maret, jumlah keluarga yang mengisi sensus penduduk, tercatat baru 5.000 kepala keluarga (KK) atau 1,37% dari total penduduk Sleman.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sleman Arina Yuliati mengatakan hingga Selasa (3/3), dari total 366.000 KK yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sleman, baru sekitar 7.000 KK yang sudah mengakses laman pengisian sensus penduduk online. Dari total tersebut, baru ada sekitar 5.000 KK di antaranya yang sudah merampungkan proses penyensusan.

Dia mengatakan sensus penduduk tersebut dapat diakses lewat laman resmi yang beralamatkan di sensus.bps.go.id. Pengaksesan, kata dia, tak hanya bisa dilakukan lewat personal computer (PC) ataupun laptop, tetapi juga bisa melalui ponsel dan tablet. “Jadi seharusnya mudah dan bisa dilakukan di mana saja,” kata dia seusai mendampingi Bupati Sleman Sri Purnomo dalam mengisi sensus penduduk online di Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (4/3/2020).

Setelah sensus penduduk via online yang dilakukan hingga 31 Maret, tahap berikutnya adalah sensus penduduk yang dilakukan secara langsung melalui wawancara mulai 1-31 Juli. "Wawancara langsung ini dilakukan untuk memverifikasi hasil sensus online serta mengecek keakuratan data warga," katanya.

Oleh karena itu dia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan waktu melakukan sensus online sebelum 31 Maret 2020. Pihaknya mengaku sudah berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dengan memberikan tutorial kepada OPD di Pemkab Sleman. Termasuk kegiatan sosialisasi di forum komunikasi (forkom) desa. "Kami berharap para kepala desa yang sudah mendapatkan sosialisasi agar segera mengajak warganya mengisi data di sensus online," harapnya.

Bupati Sleman Sri Purnomo juga turut mengajak mengajak seluruh warga Sleman untuk aktif berpartisipasi mensukseskan sensus penduduk online. Menurut dia pelaksanaan sensus tersebut sangat bermanfaat bagi perencanaan pembangunan pemerintah ke depan.

Untuk itu, dia mengajak sekaligus memberikan contoh agar warga Sleman ikut aktif dan berpartisipasi dalam sensus penduduk online. "Mari luangkan sedikit waktunya, jangan ragu, Sensus Penduduk ini berguna untuk melihat kondisi penduduk di Kabupaten Sleman," katanya, Rabu.