514 Taruna Akmil Ikuti Kirab Perpisahan di Magelang
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
ILustrasi Administrasi kependudukan/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Sejak dimulai pada 15 Februari lalu, jumlah warga Kabupaten Sleman yang mengisi laman sensus penduduk secara daring masih minim. Hingga pekan pertama Maret, jumlah keluarga yang mengisi sensus penduduk, tercatat baru 5.000 kepala keluarga (KK) atau 1,37% dari total penduduk Sleman.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sleman Arina Yuliati mengatakan hingga Selasa (3/3), dari total 366.000 KK yang tercatat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Sleman, baru sekitar 7.000 KK yang sudah mengakses laman pengisian sensus penduduk online. Dari total tersebut, baru ada sekitar 5.000 KK di antaranya yang sudah merampungkan proses penyensusan.
Dia mengatakan sensus penduduk tersebut dapat diakses lewat laman resmi yang beralamatkan di sensus.bps.go.id. Pengaksesan, kata dia, tak hanya bisa dilakukan lewat personal computer (PC) ataupun laptop, tetapi juga bisa melalui ponsel dan tablet. “Jadi seharusnya mudah dan bisa dilakukan di mana saja,” kata dia seusai mendampingi Bupati Sleman Sri Purnomo dalam mengisi sensus penduduk online di Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (4/3/2020).
Setelah sensus penduduk via online yang dilakukan hingga 31 Maret, tahap berikutnya adalah sensus penduduk yang dilakukan secara langsung melalui wawancara mulai 1-31 Juli. "Wawancara langsung ini dilakukan untuk memverifikasi hasil sensus online serta mengecek keakuratan data warga," katanya.
Oleh karena itu dia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan waktu melakukan sensus online sebelum 31 Maret 2020. Pihaknya mengaku sudah berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat dengan memberikan tutorial kepada OPD di Pemkab Sleman. Termasuk kegiatan sosialisasi di forum komunikasi (forkom) desa. "Kami berharap para kepala desa yang sudah mendapatkan sosialisasi agar segera mengajak warganya mengisi data di sensus online," harapnya.
Bupati Sleman Sri Purnomo juga turut mengajak mengajak seluruh warga Sleman untuk aktif berpartisipasi mensukseskan sensus penduduk online. Menurut dia pelaksanaan sensus tersebut sangat bermanfaat bagi perencanaan pembangunan pemerintah ke depan.
Untuk itu, dia mengajak sekaligus memberikan contoh agar warga Sleman ikut aktif dan berpartisipasi dalam sensus penduduk online. "Mari luangkan sedikit waktunya, jangan ragu, Sensus Penduduk ini berguna untuk melihat kondisi penduduk di Kabupaten Sleman," katanya, Rabu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kirab perpisahan 514 taruna Akmil di Magelang berlangsung meriah. Tradisi ini jadi simbol kedekatan taruna dan masyarakat.
Polresta Banyumas memburu aset tersangka investasi bodong melalui penyidikan TPPU untuk memulihkan kerugian korban yang diperkirakan mencapai Rp25 miliar.
Regrouping SD Jogja belum menjadi pilihan. Pemkot Jogja fokus meningkatkan kualitas sekolah negeri untuk menarik lebih banyak siswa baru.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Senin 29 Juni 2026 tersedia sejak pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap keberangkatan terbaru.
DKUKMPP Bantul mengarahkan Koperasi Desa Merah Putih mengembangkan produk unggulan lokal agar mampu memperkuat ekonomi desa dan memperluas pasar.
Pertumbuhan kredit investasi mencapai 19,48% pada April 2026. Perbankan mulai memprioritaskan pembiayaan sektor produktif dengan risiko lebih terukur.