Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Ilustrasi. /Solopos-Agoes Rudianto
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kepala Desa Grogol, Kecamatan Paliyan, Suhari memutuskan mundur dari jabatannya karena alasan kesehatan. Surat pengunduran ini dilayangkan ke Pemkab Gunungkidul 7 Februari lalu.
Sekretaris Desa Grogol, Lumenta Hadi, mengatakan jajarannya masih menunggu surat balasan dari Pemkab terkait dengan pengunduran diri Suhari. Menurut dia, alasan pengunduran diri karena yang bersangkutan sudah tua dan kondisi kesehatan mulai menurun. “Pak Kades [Suhari] sudah berusia 72 tahun dan sudah sakit-sakitan,” katanya kepada wartawan, Rabu (4/3/2020).
Menurut dia, karena kondisi kesehatan yang terus menurun, sejak tiga bulan lalu Suhari sering tidak masuk kerja. Bahkan untuk pelayanan khususnya yang membutuhkan tanda tangan kades, petugas harus mendatangi rumah yang bersangkutan. “Aktivitas lebih banyak di rumah sehingga kami harus datang untuk menyelesaikan pekerjaan yang ada,” katanya.
Dia berharap segera ada kepastian dan ada pejabat kepala desa sehingga kegiatan di Desa Grogol bisa berjalan dengan baik. “Kami masih menunggu keputusan Pemkab, sekaligus sudah menyiapkan pejabat kades sebagai pengganti,” katanya.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarkat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, M. Farkhan, mengatakan jajarannya sudah menerima surat pengunduran diri dari Kades Grogol. Menurut dia, hingga saat ini permohonan pengunduran diri masih tahap meminta persetujuan ke Bupati. “Alasan mundur karena kesehatan dan sekarang permohonan masih diproses,” kata Farkhan.
Dia menjelaskan untuk pemberhentian harus mendapatkan persetujuan dari Bupati karena saat pelantikan juga dilakukan oleh Bupati. Disinggung mengenai keputusan resmi, Farkhan mengakui bahwa dalam waktu dekat akan ada jawaban terkait dengan pengunduran diri Suhari. “Mudah-mudahan pekan ini bisa selesai dengan turunnya surat keputusan pemberhentian,” katanya.
Menurut Farkhan, di dalam pengunduran diri tidak hanya berisi surat pernyataan dari kades, tetapi juga disertai dengan calon pejabat kades pengganti. Untuk pengganti, berdasarkan hasil rapat musyawarah desa yang melibatkan BPD Grogol disepakati Kepala Seksi Tapem Kecamatan Paliyan, Purnomo, sebagai pengganti sementara. “Kami meneruskan dan aspirasi akan dijadikan dasar untuk penunjukan pejabat kades,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Topan Dujuan mendekati Tokyo, JAL dan ANA membatalkan sedikitnya 275 penerbangan akibat cuaca buruk dan hujan ekstrem.
Simak lima alat pelacak mobil, mulai dari GPS Kabel Android hingga Super Spring VT-100 M. Ketahui fitur dan kisaran harganya.
Survei Culture Amp menunjukkan 85% karyawan didorong memakai AI di tempat kerja. Namun, sebagian masih membutuhkan penjelasan tentang tujuan dan dampaknya.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Sebanyak 499 atlet dari 12 provinsi dan Kanada mengikuti Waroeng SS Gladhi Panahan #9 dan Gladhi Barebow #5 di Bantul.