Advertisement

Kerusuhan Driver Ojol Vs DC Pecah di Babarsari, 4 Orang Luka Bacok

Abdul Hamied Razak
Kamis, 05 Maret 2020 - 18:27 WIB
Bhekti Suryani
Kerusuhan Driver Ojol Vs DC Pecah di Babarsari, 4 Orang Luka Bacok Ratusan polisi berjaga di wilayah Babarsari saat kerusuhan antara driver ojol dan massa dari debt collector, Kamis (5/3/2020).-Harian Jogja - Abdul Hamid Razak

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Kerusuhan antara massa driver ojek online dan sekelompok orang yang terjadi di wilayah Babarsari, Caturtunggal, Depok, Sleman menyebabkan sejumlah orang luka-luka.

Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, sebanyak tiga hingga empat orang yang diduga driver ojol terkena luka bacok.

Advertisement

Salah satu driver ojol di lokasi kejadian berinisial R mengungkapkan, awalnya kerusuhan pecah di wilayah Casa Grande Ring Road Utara, lalu merembet ke wilayah Babarsari pada Kamis (5/3/2020) sore.

"Gojek lewat disikat. Yang kena bacok ada tiga sampai empat orang," ungkap pria yang minta namanya diinisial R itu saat ditemui Harianjogja.com di Babarsari.

Akhirnya kata dia, driver ojol yang menjadi korban menghubungi rekan-rekannya. R yang mendengar informasi tersebut juga langsung bergerak ke lokasi. Ratusan polisi diterjunkan ke Babarsari untuk memisahkan dua kelompok massa. 

Sebelumnya pengendara ojek online (ojol) dan sejumlah orang yang diduga debt collector terlibat aksi saling lempar batu di Ring Road Utara, sebelah timur Polsek Depok Timur, Kamis (5/3/2020) siang.

Puluhan orang berjaket ojol warna hijau dan sekumpulan massa saling melemparkan batu dan mengumpat di tengah jalan. Akibatnya, Ring Road Utara sempat macet dan dipenuhi ketegangan.

Kapolres Sleman Rizky Ferdiansyah mengatakan tawuran tersebut bermula dari kesalahpahaman. Insiden itu juga merupakan rentetan dari penggerudukan ratusan pengendara ojol di salah satu perusahaan leasing yang berada di Jalan Wahid Hasyim, Condongcatur, Kecamatan Depok, Sleman, Rabu (4/3/2020).

Penggerudukan itu mereka lakukan sebagai bentuk solidaritas atas penganiayaan yang dialami salah satu ojol bernama Luthfi Aditya Kusuma, 29, warga Samigaluh, Kulonprogo yang diduga dianiaya oleh sejumlah debt collector (DC) dari perusahaan tersebut, Selasa (3/3/2020) sekitar pukul 18.00 WIB.

Advertisement

Kapolres mengatakan perusahaan leasing tersebut berusaha menyelesaikan masalah ini dengan melakukan mediasi di kantor ojol di Ring Road Utara.

“Tetapi karena datangnya di kantor [ojol] dan datang bersama-sama, teman-teman dari ojol menganggap kantor mereka diserang. Mediasi berlangsung di atas, temen-temen mereka [DC] di bawah, dan teman-teman ojol menganggap kantor mereka diserang, padahal enggak,” kata Rizky.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Cek Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Juli 2022

Cek Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Juli 2022

Jogjapolitan | 5 hours ago
OPINI: Gaji ke-13 Anda Untuk APA?

OPINI: Gaji ke-13 Anda Untuk APA?

Jogjapolitan | 5 hours ago
Top 7 News Harianjogja.com 1 Juli 2022

Top 7 News Harianjogja.com 1 Juli 2022

Jogjapolitan | 6 hours ago

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Telkom Kembali Raih The Grand Stevie Award for Organization of The Year

News
| Jum'at, 01 Juli 2022, 13:42 WIB

Advertisement

alt

Ubud Terbaik ke-6 Destinasi Dunia untuk Solo Traveler

Wisata
| Jum'at, 01 Juli 2022, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement