Pengendara yang Terlibat Adu Banteng di Jalan Jogja-Wonosari Meninggal Dunia

Kecelakaan adu banteng di Jl Jogja-Wonosari tepatnya di Dusun Ngasemayu, Desa Salam, Kecamatan Patuk pada Jumat (6/3/2020). - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
07 Maret 2020 02:17 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Salah satu pengendara motor yang terlibat kecelakaan adu banteng di Jl Jogja-Wonosari tepatnya di Dusun Ngasemayu, Desa Salam, Kecamatan Patuk pada Jumat (6/3/2020) sekira pukul 18.20 WIB meninggal dunia.

Siswanto, 28, pengendara motor jenis Honda Supra Fit bernopol AB 3724 WT, warga Dusun Dugo, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, tewas saat dilarikan ke RSUD Prambanan.

Sedangkan pengendara lainnya bernopol AB 5851 GG berjenis Suzuki Shogun diketahui bernama Eko Suwadi, 44, warga Dusun Gondang, Desa Kepek, Kecamatan Saptosari mengalami luka-luka dikaki kanan dan lengan. Menurut keterangan dari Eko, kronologi kejadian saat itu, dirinya mengendarai motor dari arah Barat menuju arah Timur. Lantas, dari arah Timur muncul pengendara Supra yang melewati garis marka jalan hendak menyalip kendaraan didepannya.

"Pengendara ini menyalip [garis marka panjang] tapi memakan sebagian jalan," ujarnya saat ditemui dilokasi kejadian.

Tak pelak, tabrakan pun terjadi. Eko terjatuh disisi utara jalan dan disusul pengendara motor Supra ikut terjatuh dan tergelatak tak sadarkan diri tidak jauh dari Eko. Sedangkan motor Supra yang dikemudikan korban terpental hingga jatuh ke got jalanan.

Sementara itu, salah satu saksi mata yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan pengendara Supra diduga hendak menyali kendaraan didepannya, tetapi tak bisa terjangkau. "Sepertinya keblongan, mau menyalip tapi tidak sampai, dan tabrakan terjadi," paparnya.

Selang berapa lama, ambulance Puskesmas Patuk datang ke lokasi dan mengevakuasi kedua korban. Eko diketahui dilarikan ke Puskesmas Patuk, namun setelah mendapatkan perawatan, Eko dilarikan di RSUD Wonosari untuk dilakukan perawatan lebih lanjut. Sedangkan korban langsung dilarikan ke RSUD Prambanan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi, Panit II Lantas Polsek Patuk, Aipda Ayi Sumarna mengungkapkan korban Siswanto diduga mengalami luka parah di kepala sehingga nyawanya tak tertolong lagi saat dilarikan ke rumah sakit. "Iya meninggal dunia, kepalanya luka mengeluarkan darah dan kemungkinan lehernya juga [terbentur]," kata Ayi.

Ayi menjelaskan sesuai keterangan saksi mata, korban Siswanto diketahui mengendarai kendaraan dari arah Timur menuju Barat. Setibanya di TKP jalan lurus, korban hendak menyalip kendaraan didepannya, namun tak sampai, nahas tiba-tiba kendaraan yang dikemudikan oleh Eko datang dari arah Barat sehingga terjadi tabrakan.

"Pengendara Honda Supra terlalu ke kanan dan saat bersamaan datang pengendara Shogun dari arah Barat, karena terlalu dekat akhirnya terjadi tabrakan," ujarnya.

Usai kejadian aparat Polsek Patuk telah menghubungi keluarga kedua pengendara tersebut. "Keluarga korban [Siswanto] sudah tahu [meninggal dunia]," pungkasnya.