Serapan Pupuk Bersubsidi di DIY Tembus 90 Persen
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Ilustrasi/JIBI-Solopos-Nicolous Irawan
Harianjogja.com, BANTUL—Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY memprediksi hingga dasarian I Maret atau 10 hari pertama bulan ini, curah hujan masih cukup tinggi.
"Jumlah curah hujan mencapai hingga 200 milimeter per dasarian. Dengan sifat umumnya di atas normal," kata Kepala Kelompok Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Sleman Yogyakarta, Etik setyaningrum, Senin (9/3/2020).
Etik mengatakan dari hasil pantauan dinamika atmosfer dan laut terlihat saat ini aktifitas madden julian oscilation (MJO) yang tengah aktif berada di wilayah Indonesia. Suhu permukaan laut selatan Jawa pun terlihat cukup hangat. Selain itu munculnya beberapa tekanan rendah di belahan bumi selatan mengakibatkan pola angin konvergensi (pertemuan angin ) disekitar wilayah Jawa.
Di samping itu pembentukan konvektifitas skala lokal juga terlihat cukup aktif. "Berdasarkan kondisi dinamika atmosfer dan laut diatas maka potensi pertumbuhan awan dan hujan kategori sedang-lebat akan masih berpotensi muncul dalam beberapa hari ke depan di wilayah DIY," ujar dia.
Dengan prediksi hujan di dasarian I Maret yang masih kategori tinggi tersebut, pihaknya mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.
Dalam kondisi curah hujan yang tinggi ini Pemkab Bantul juga sudah menetapkan tanggap darurat hingga 31 April mendatang. Peningkatan siaga darurat ke tanggap darurat ini menyusul potensi ancaman bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekatrem ini.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Dwi Daryanto berharap dengan status tanggap darurat penanganan bencana lebih cepat tanpa harus menunggu lama, termasuk dalam pemanfaatan anggaran tidak terduga yang dimiliki Pemkab.
"Dengan peningkatan status [dari siaga darurat ke tanggap darurat] itu, harapannya, sarana-sarana vital yang perlu segera penanganan darurat akan didahulukan, sehingga tidak menimbulkan kerusakan yang lebih parah lagi,” kata Dwi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi penebusan pupuk bersubsidi di DIY disebut mencapai 90% dari total alokasi tahun ini sebesar 75.049 ton.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.