Pilur Gunungkidul 2026: 122.887 Calon Pemilih Masih Diverifikasi
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Ilustrasi siswa sekolah/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 384 siswa SD di Gunungkidul mengikuti seleksi Kompetisi Sains Nasional (KSN) 2020 tingkat kabupaten di SD Negeri Piyaman, Wonosari, Kamis (12/3/2020). Seleksi ini digelar sebagai tahapan untuk mencari peserta yang akan maju ke tingkat provinsi.
Kepala Bidang SD Disdikpora Gunungkidul, Sumarto, mengatakan seleksi KSN tingkat kabupaten merupakan langkah untuk menuju kompetisi yang lebih tinggi. Para siswa apabila lolos dari seleksi ini berhak mewakili Gunungkidul untuk maju ke tingkat provinsi. “Harapannya tidak hanya berhenti di tingkat provinsi, tetapi bisa terus lanjut dan ikut dalam KSN tingkat nasional,” kata Sumarto, Kamis.
Kepala SD Negeri Piyaman 1, Iryan Swasini, menyiapkan 12 kelas untuk seleksi KSN tingkat kabupaten. Setiap kelas memiliki daya tampung hingga 30 anak sehingga ruangan dirasa memadai untuk pelaksanaan seleksi. “Semua sudah kami persiapkan dan pelaksanaan berjalan dengan lancar,” katanya.
Menurut dia, SD Negeri Piyaman 1 hanya menjadi lokasi seleksi. Sedangkan untuk materi seleksi berasal dari Kemendikbud. Untuk proses seleksi diawasi oleh petugas dari Disdikpora Gunungkidul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 122.887 warga masuk daftar calon pemilih Pilur Gunungkidul 2026. Data masih diverifikasi sebelum ditetapkan sebagai DPT.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses mempertahankan gelar China Open 2026 usai mengalahkan Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
UGM mendorong penguatan blue food sebagai solusi ketahanan pangan nasional di tengah proyeksi kenaikan kebutuhan protein hingga 67% pada 2050.
Bea Cukai Kudus menerapkan ultimum remidium terhadap tujuh kasus rokok ilegal dengan total denda Rp582,71 juta sepanjang semester I/2026.
PDIP memperingati 30 tahun Kudatuli dengan aksi teatrikal, ritual adat, dan pembacaan puisi di Gedung DPP PDIP di Jakarta.
Sebanyak 11 SPPG di Sleman menghentikan operasional sementara akibat kendala renovasi, IPAL, dan administrasi.