Ratusan SD Kekurangan Murid, Regrouping di Gunungkidul Terus Berjalan
Regrouping SD di Gunungkidul berlanjut setelah lima sekolah digabung. Disdik masih mengkaji sekolah lain menyusul banyaknya SD yang kekurangan murid.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul memantau upaya antisipasi pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19). Pemantauan dilakukan untuk mencari format terbaik dalam upaya pencegahan di satuan pendidikan di Bumi Handayani.
Kepala Bidang SD Disdikpora Gunungkidul, Sumarto, mengatakan untuk pencegahan penyebaran Covid-19 jajarannya mengeluarkan Surat Edaran No.440/1778/UM tentang Pencegahan Risiko Penularan Corona Virus Disease (Covid-19). Menurut dia, langkah pencegahan dilakukan dengan beberapa cara seperti peningkatan kesehatan melalui kegiatan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), penerapan pola hidup bersih sehat serta memfasilitasi cuci tangan menggunakan sabun kepada seluruh siswa.
Selain itu, kata Sumarto, pihak sekolah juga diminta menyeleksi terhadap tamu yang masuk serta menganjurkan kepada anak-anak tidak saling berbagi makanan dengan siswa lain. “Total ada 19 imbauan. Yang jelas untuk kegiatan belajar mengajar masih berjalan seperti biasa,” kata Sumarto, Selasa (17/3/2020).
Meski sudah ada surat imbauan untuk pencegahan, Disdikpora masih mencari format terbaik. Salah satu upaya yang dilakukan dengan memantau program antisipasi pencegahan Covid-19 di sekolah. Adapun sekolah yang dikunjungi bersama-sama dengan Komisi D DPRD Gunungkidul di antaranya SD Negeri Wonosari 1, SMP Negeri 1 Wonosari dan SMP Negeri 2 Wonosari.
Menurut dia, pemantauan tidak hanya melihat pelaksanaan penanggulangan di sekolah. Monitoring sekaligus meminta masukan dari sekolah terkait dengan upaya efektivitas dalam pencegahan. “Kami mencari masukan dari sekolah terkait dengan kondisi saat ini. Nanti dari masukan yang ada akan dijadikan bahan kebijakan dalam penanggulangan,” katanya.
Disinggung mengenai kemungkinan meliburkan para siswa, Sumarto mengaku opsi tersebut bisa dilakukan. Hanya, kebijakan terbaru masih dikoordinasikan dengan semua pengambil kebijakan. “Harapannya penyebaran bisa dicegah dan kegiatan belajar mengajar tidak terganggu,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Regrouping SD di Gunungkidul berlanjut setelah lima sekolah digabung. Disdik masih mengkaji sekolah lain menyusul banyaknya SD yang kekurangan murid.
Presiden Prabowo menyoroti rendahnya gaji guru dan kebocoran ekonomi yang dinilai memengaruhi kemampuan negara meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
motor touring paling irit BBM 2026, mulai dari Yamaha XSR155, Honda ADV160, hingga Suzuki V-Strom 250SX yang cocok untuk perjalanan jauh.
KPK menyita uang tunai ratusan juta rupiah dalam OTT Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang diduga berkaitan dengan sejumlah proyek pemerintah daerah.
Game penghasil uang masih populer pada 2026. Simak ulasan ISUL, EarnStar, dan CatchYoo serta tips aman mendapatkan reward dari aplikasi game.
Piala Dunia 2030 akan digelar di enam negara dan tiga benua. Simak daftar tuan rumah, stadion, format, dan jadwal turnamen.