Kasus Positif Covid-19 di DIY: Pemerintah Pusat Sebut 5, Pemda DIY Sebut 4

Ilustrasi - Reuters/Dado Ruvic
19 Maret 2020 17:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menyebut jumlah kasus positif Covid-19 di DIY menjadi empat, berbeda dengan data yang diungkapkan Pemerintah Pusat yang menyebut kasus positif Corona di DIY sebanyak lima.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih mengatakan pihaknya telah menyampaikan kepada Kementerian Kesehatan dan menyebut dua tambahan pasien positif Corona. Dengan demikian hingga Kamis (19/3/2020) jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 menjadi empat orang.

“Kami sudah melakukan konfirmasi kepada Pusat [Kementerian Kesehatan], tambahan kasus positif DIY per tanggal 19 Maret ada dua orang. Apabila dijumlahkan secara kumulatif dengan yang sudah ada, di DIY ada empat kasus positif,” kata Berty, Kamis (19/3/2020) petang.

Pada Rabu (18/3/2020) kemarin, Pemda DIY menyebut dua pasien positif Corona, yakni pria 58 tahun dan bocah tiga tahun.

Berty mengatakan dua pasien tambahan yang tercatat pada Kamis hari ini semuanya berjenis kelamin laki-laki: satu berusia 50 tahun dan satunya lagi 60 tahun. Keduanya merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang dirawat di RSUD Kota Jogja dan RSUD Panembahan Senopati.

“PDP [pasien dalam pengawasan] sudah tercatat di laporan per sore ini, yang positif adalah dua, bagian dari total PDP yang terlapor. Pasien dari RSUD Kota Jogja berusia 60 tahun dan pasien dari RSUD Panembahan Senopati [Bantul] yang berusia 50 tahun,” katanya.

Sementara, jumlah pasien yang sudah diperiksa hingga Kamis (19/3) sebanyak 37 orang dengan rincian empat orang positif Covid-19, sebanyak 15 orang negatif dan 20 orang masih menunggu proses pemeriksaan laboratorium.

Di Jakarta, Pemerintah Pusat menyebut jumlah pasien positif terinfeksi Corona (Covid-19) di DIY kini menjadi lima orang. Secara keseluruhan, di Indonesia terdapat 309 orang yang positif terjangkit Corona hingga Kamis (19/3/2020), 25 di antara mereka meninggal dunia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Corona Achmad Yurianto mengatakan kasus positif Covid-19 yang tercatat di Pemerintah Pusat pada hari ini berasal dari Bali (satu kasus), DKI Jakarta (210 kasus ), Banten (27), Jawa Barat (26), Jawa Tengah (12), Jawa Timur (9), DIY (5),  Kalimantan Timur (3), Kepulauan Riau (3), Sulawesi Tenggara (3), Kalimantan Barat (2), Sumatera Utara (2), Sulawesi Selatan (2), Riau (2), Sulawesi Utara (1), Lampung (1), dan Bali (1).

Sementara, jumlah pasien yang meninggal dunia berasal dari DKI Jakarta 17 orang, Jawa Tangeh tiga orang, dan Bali, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera Utara, masing-masing satu.

Ia mengatakan pasien Covid-19 yang sembuh semakin meningkat, dari kemarin 11 menjadi 15 orang.

Tingkat kematian akibat Corona di Indonesia sebasar 8%. Yuri mengatakan angka masih tinggi, tetapi dinamis. “Mudah-mudahan tidak ada lagi yang meninggal,” ujar dia.

Mayoritas pasien yang meninggal dunia berusia 45-65 tahun. Namun, ada satu pasien berusia 37 tahun yang meninggal.  Sebagian besar pasien yang meninggal memiliki penyakit penyerta sebagian besar diabetes, hipertensi, dan jantung kronis.

Sumber : Antara