Advertisement
Kelurahan Gedongkiwo Jogja Optimalkan Transporter untuk Kelola Sampah
Foto ilustrasi. Beberapa gerobak sampah berjejer di depan depo pembuangan sampah sementara di samping Stadion Mandala Krida, Umbulharjo, Jogja. - Harian Jogja/Sirojul Khafid
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Kelurahan Gedongkiwo mendorong penyaluran sampah melalui sistem transporter sebagai bagian dari penguatan pengelolaan sampah berbasis kewilayahan. Skema ini diharapkan mempermudah masyarakat mengolah sampah secara mandiri sejak dari rumah.
Lurah Gedongkiwo, Sunu Sari Husada, menuturkan penggunaan transporter terbukti membantu warga dalam mengelola sampah. Sebelumnya, masyarakat kerap kesulitan membuang sampah langsung ke depo. Kini, kebijakan penyaluran sampah melalui transporter dengan gerobak dinilai lebih praktis dan terjangkau.
Advertisement
Keberadaan transporter juga mempermudah proses pemilahan sampah di tingkat wilayah. Sunu menyebut, sebagian besar warga Gedongkiwo saat ini telah mengolah sampah melalui skema tersebut.
Ia menambahkan, pihak kelurahan telah menggelar koordinasi pengelolaan sampah bersama juru pemilah sampah (jumilah) dan para transporter sejak beberapa waktu lalu. Kegiatan ini bertujuan menguatkan kembali peran masing-masing petugas dalam menjalankan program pengelolaan sampah berbasis wilayah.
BACA JUGA
Selain penguatan koordinasi, Kelurahan Gedongkiwo juga menerima bantuan alat pengelolaan sampah. Bantuan tersebut berupa gerobak pilah dan galon untuk pemilahan sampah di tingkat warga.
“Dengan adanya gerobak sampah pilah, diharapkan sampah sudah terpilah sejak dari sumbernya, sehingga dapat memperlancar pengangkutan sampah terpilah ke depo,” katanya, Jumat (16/1/2026).
Sunu berharap proses pemilahan di depo dapat berjalan tanpa kendala, sehingga hanya sampah residu yang dibuang ke sana. Penguatan peran transporter dinilai menjadi kunci dalam menekan volume sampah sekaligus membangun kesadaran warga akan pentingnya pemilahan sejak dari rumah.
Model pengelolaan sampah Gedongkiwo ini diharapkan menjadi contoh penguatan pengelolaan sampah berbasis wilayah di Kota Jogja, dengan transporter sebagai simpul utama antara rumah tangga dan depo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Trump Batalkan Serangan ke Iran, Tarik Sebagian Personel dari Timteng
Advertisement
Way Kambas Tutup Sementara Wisata Alam karena Konflik Gajah Liar
Advertisement
Berita Populer
- Suporter PSIM Jogja Kian Dewasa, Liana Tasno: Saya Terharu
- Pemkab Sleman Bangun 3.989 Titik PJU Senilai Rp21,1 Miliar
- Digitalisasi Musisi Jalanan Malioboro, Kini Bisa Diapresiasi Nontunai
- Selamat! Banyuraden Raih Peringkat II Desa Terbaik Nasional 2025
- Mahfud: Rekrutmen Polisi Tanpa Titipan Mulai Diberlakukan
Advertisement
Advertisement



