Cek Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Hari Ini, Murah & Bebas Macet
Cek jadwal terbaru KRL Jogja–Solo 23 Mei 2026. Berangkat tiap jam, tarif Rp8.000, rute Tugu–Palur lengkap.
Guru Satuan PAUD Sejenis (SPS) An Nurumi, Candisari, Kalasan, Sleman, Fefin Dwi Setyawati memamerkan inovasi APE perpaduan digital dan konfensional./Ist
Harianjogja.com, SLEMAN - Banyaknya sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang meliburkan sekolah akibat wabah Corona, perlu didukung oleh kreativitas orangtua. Tujuannya agar anak tidak bosan belajar di rumah. Salah satunya dengan membuat Alat Permainan Edukasi (APE).
Guru Satuan PAUD Sejenis (SPS) An Nurumi, Candisari, Kalasan, Sleman, Fefin Dwi Setyawati pun menciptakan inovasi APE perpaduan digital dan konfensional. APE tersebut berupa dongeng animasi bertema peduli lingkungan dan game (permainan) tong sampah pintar dan botol kreatif.
"Dongeng animasi dibuat layaknya film kartun berdurasi pendek menggunakan aplikasi video editing, dengan dubber [pengisi suara] sendiri, sehingga familiar di telinga anak-anak," katanya, Kamis (19/3/2020).
Dia mengaku terinspirasi membuat APE tersebut setelah merebaknya Corona sehingga selama 14 hari anak-anak belajar diminta belajar di rumah. "Kebetulan saya hobi video editing. Dongeng animasi ini saya buat dengan durasi tujuh menit, menggabungkan gambar-gambar karakter binatang yang lucu," katanya.
Dongeng animasi yang ia buat di-share di group whatsapp wali murid untuk sarana pembelajaran anak di rumah. Dongeng, katanya, merupakan metode yang efektif untuk menyampaikan pesan kepada anak-anak PAUD. "Selain sebagai sarana belajar anak di rumah, ini sekaligus inovasi saya menjawab tantangan sebagai pendidik," katanya.
Fefin menjelaskan, dongeng animasi tidak berdiri sendiri, namun sebagai pengantar bermain permainan tong sampah pintar dan botol kreatif. Tong sampah pintar terbuat dari kardus bekas dengan hiasan contoh sampah. Misalnya, untuk sampah organik dengan daun kering dan non organik dengan botol dan plastik bekas. Dengan demikian anak - anak langsung bisa memilah sampah organik dan non organik dengan benar,
“APE yang saya buat sepaket. Ini adalah permainan yang menggabungkan antara digital dan konvensional,” terang Fefin yang pernah meraih juara II Pendidik PAUD Non Formal Berprestasi Tingkat Kabupaten Sleman Tahun 2019 ini.
Selanjutnya anak distimulasi kreatifitasnya dengan membuat karya dari sampah yang sudah dipilah. Di antaranya membuat kerajinan pot bunga dari botol plastik bekas dengan cara yang mudah dan aman, kemudian di warnai dengan cat. Selain itu, anak diajak membuat wayang kardus berhias kulit bawang kering, sampah yang banyak terdapat di Dukuh Bendan yang merupakan sentra Ayam Goreng Kalasan. Wayang tersebut selanjutnya digunakan untuk bermain peran sebagaimana karakter dalam dongeng animasi,
"Kalau botol kreatif dibuat dari botol plastik bekas, karet sendal bekas, kawat, dan gunting. Ini alat mekanik sederhana pemotong kulit buah pisang yang mudah digunakan anak dan tidak membuat tangan kotor. Kulit buah pisang yang sudah dipotong kemudian dibuat pupuk organik,” ujarnya.
Pada akhir permainan anak-anak diajak menanam pohon dengan memanfaatkan hasil karya pot dari botol plastik bekas dan pupuk organik dari kulit pisang yang sudah dipotong dan dicampur bahan lainnya yaitu gula merah, cucian beras dan larutan Em4. "Setelah selesai bermain, diakhiri dengan cuci tangan dengan sabun untuk mencegah Corona. APE tong sampah pintar dan botol kreatif, juga sangat sederhana, sehingga bisa dibuat orang tua di rumah," ujarnya.
Sementara itu, salah seorang wali murid, Peny Arum Fatmawati, 30 warga Krajan, Tirtomartani, Kalasan, mengaku dongeng animasi dan permainan yang diciptakan Fefin, sangat menarik dan bermanfaat untuk anaknya. Selama di rumah, anaknya, Astagina Lituhayu yang masih berusia empat tahun, tetap semangat belajar di rumah. Ia juga rajin mencuci tangan.
"Sebagai wali murid saya sangat berterimakasih kepada Bu Fefin yang telah menciptakan dongeng animasi yang membuat Gina jadi sadar membuang sampah dengan baik, mencuci tangan dan kreatif," pungasnya. *
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal terbaru KRL Jogja–Solo 23 Mei 2026. Berangkat tiap jam, tarif Rp8.000, rute Tugu–Palur lengkap.
Operasional wisata Candi Borobudur saat Waisak 2026 hanya dibuka hingga pukul 14.00 WIB. Sebanyak 2.570 lentera dan 570 drone disiapkan.
Pakar ITB menyebut penerapan biodiesel B50 dapat mengurangi impor energi sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di tengah krisis geopolitik.
Truk boks bermuatan tepung terguling di Bokong Semar Gunungkidul menyebabkan macet parah di jalur Jogja-Wonosari hingga Minggu pagi.
Harga emas dunia diprediksi menembus US$4.943 per troy ounce dan mendorong harga logam mulia domestik menuju Rp2,9 juta per gram.
Polres Malang menyelidiki ledakan petasan di rumah warga Kepanjen yang menewaskan satu orang dan melukai korban dengan luka bakar serius.