Ada 116 ODP Terkait Corona di Gunungkdul

Foto ilustrasi. - Reuters
20 Maret 2020 19:57 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul kembali merilis warga yang dipantau terkait penanganan pencegahan Covid-19.

Data per Jumat (20/3/2020), sebanyak 116 kasus dalam pemantauan (ODP) dan kasus PDP masih diangka 2 orang. Namun, satu orang PDP yang sebelumnya dirawat di RSUD Wonosari sudah diperbolehkan pulang.

"Per tanggal 20 Maret, ODP di Gunungkidul 116 orang isolasi dalam rumah masing-masing, dan PDP masih dua, satu orang sudah pulang satu masih dirawat di RSUD Wonosari," kata Kepala Dinas Kesehatan Dewi Irawaty, Jumat (20/3/2020).

Seperti diketahui, data pada Kamis (19/3/2020) kemarin, angka ODP berjumlah 69 orang dan PDP berjumlah 2 orang. Kedua ODP tersebut mendapatkan perawatan intensif di RSUD Wonosari. Namun, satu ODP sudah diperbolehkan untuk pulang hari ini. Dari total tersebut, Dewi mengaku belum menerima data per wilayah.

"Untuk sata per kecamatan nya saya belum terima," ujarnya.

Dewi meminta agar masyarakat tetap tenang dan tidak perlu panik menghadapi penyebaran Covid 19. Ia menghimbau agar masyarakat tetap meningkatkan pola hidup sehat seperti rajin memberishkan lingkungan hingga rajin mencuci tangan. "Tidak usah panik berlebihan, penyakit ini bisa kita cegah bersama," paparnya.

Terkait peningkatan status kejadian luar biasa (KLB), Dewi mengungkapkan Gunungkidul menunggu kebijakan Pemda DIY. Saat ini, pihaknya hanya menerapkan sesuai prosedur kesehatan dilapangan dalam menangani Covid-19.

"Kalau punya masalah kesehatan bisa langsung ke puskesmas, kalau ada keluhan bisa langsung kontak mereka," paparnya.

Menyusul adanya ODP dan PDP di Gunungkidul, Dinkes sudah mengambil langkah-langkah preventif untuk mencegah penyebaran seperti membuat surat edaran, melakukan koordinasi lintas sektor, penyemprotan disinfeksi di fasilitas umum dan kesehatan, memberikan himbauan hingga mempersiapkan rumah sakit.