BPJS Ketenagakerjaan Jogja Sasar Pelaku Usaha Digital lewat Tokopedia
BPJS Ketenagakerjaan Jogja mengenalkan program perlindungan pekerja kepada pelaku usaha digital melalui kegiatan Tokopedia dan TikTok Shop.
Foto ilustrasi: Penanganan pasien virus Corona. /Reuters
Harianjogja.com, SLEMAN - Pemerintah Kabupaten Sleman membentuk Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Senin (23/2/2020). Gugus tugas Covid-19 ini dibentuk untuk menguatkan koordinasi penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah Sleman.
Pasalnya, hingga Senin (23/3/2020) kasus Covid-19 di wilayah Sleman terus mengalami peningkatan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman mencatat warga dengan status Orang Dalam Pengawasan (ODP) berjumlah 165 orang, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah 17 dengan status positif Corona dua orang dengan sebaran hampir merata di setiap kecamatan.
Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan pembentukan gugus tugas ini untuk bertujuan untuk menguatkan koordinasi penanganan penyebaran Covid-19 di wilayah Sleman. Selain penanganan langsung terhadap kasus, dia juga mengingatkan perlunya penanganan antisipasi dampak ikutannya.
"Selain penanganan kasus juga perlu antisipasi dampak ikutannya. Langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergitas antar lembaga dan perangkat daerah baik pemerintah maupun swasta harus dilakukan," katanya di Pendopo Parasamya Sleman, Senin.
Pembentukan gugus tugas tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Sleman No.19.2/Kep.KDH/A/2020 tentang Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) Sleman. Bupati Sleman yang dibantu oleh Wakil Bupati, Kapolres Sleman dan Dandim 0732/Sleman menjadi pengarah gugus.
Gugus ini pun dilengkapi dengan enam bidang pelaksana. Meliputi bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, sosial kemasyarakatan, operasional, komunikasi dan informasi. Masing-masing bidang memiliki koordinator. Untuk bidang kesehatan dikoordinasi oleh Kepala Dinas Kesehatan, bidang pendidikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, bidang ekonomi oleh Kepala Dinas Pariwisata, bidang sosial kemasyarakan oleh Kepala Dinas Sosial, bidang operasional oleh Kepala Pelaksana BPBD, dan bidang komunikasi dan informasi oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sleman.
"Upaya sinergis ini perlu dilakukan karena tidak ada cara tunggal menuntaskan penyebaran Covid-19 kecuali dengan mempererat kerjasama," kata Sri.
Kepala Dinas Kesehatan Djoko Hastaryo yang juga koordinator bidang kesehatan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman, mengatakan dengan terbentuknya gugus tugas ini maka kendali utama berada di Ketua Gugus Tugas yang dijabat oleh Pj Sekda Sleman Hardo Kiswoyo. Dalam pelaksanaannya, gugus tugas melibatkan semua sektor dan lapisan secara terpadu dan terstruktur.
"Sebagai contoh, Dinas Kesehatan akan menjadi koordinator bidang kesehatan dalam gugus tugas yang tugas utamanya adalah memastikan semua fasilitas kesehatan di Sleman siap memberikan pelayanan kesehatan kepada pasien terkait Covid-19," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPJS Ketenagakerjaan Jogja mengenalkan program perlindungan pekerja kepada pelaku usaha digital melalui kegiatan Tokopedia dan TikTok Shop.
Iran mengklaim empat kapal tanker terbakar akibat ranjau laut dan dua kapal lainnya ditahan di tengah ketegangan Selat Hormuz.
Investasi komponen otomotif Indonesia mencapai Rp109 triliun hingga September 2026. Jepang menjadi investor terbesar dengan kontribusi 47,8%.
Sebanyak 254 calon jemaah haji Gunungkidul masuk nominasi keberangkatan 2027. Pengurusan paspor dan bio visa mulai dilakukan.
Polisi menangkap lima tersangka pembunuhan pria di bangunan bekas dapur SPPG Kendal. Kasus bermula dari perselisihan saat pesta miras.
Komdigi memeriksa laporan dugaan kebocoran data 5,7 juta akun pelanggan Fore dan menyiapkan sanksi jika ditemukan pelanggaran UU PDP.