PDP Asal Depok Sleman yang Meninggal di RS Bethesda Jogja Ternyata Positif Corona

Dokter sedang melakukan perawatan pada pasien virus corona. - Reuters
25 Maret 2020 17:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Satu dari dua warga DIY berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal dunia beberapa waktu lalu belakangan dinyatakan positif terinfeksi virus Corona.

Pemda DIY menyatakan jumlah pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di wilayah ini bertambah sebanyak 12 kasus menjadi 18 orang.

Belasan pasien tersebut termasuk pasien meninggal sebanyak tiga orang dan satu pasien sembuh.

Pemda DIY menyatakan jumlah pasien positif Covid-19 di DIY total menjadi 18 kasus hingga Rabu (25/3/2020).

Berdasarkan data yang dirilis melalui Juru Bicara Pemda DIY, kasus positif Covid-19 pada Rabu (25/3/2020) bertambah sebanyak 12 kasus yang teridentifikasi sebagai Kasus-07 hingga Kasus-18.

"Hasil [laboratorium] positif 18, pasien sembuh satu dan meninggal tiga. Itu [PDP] yang kemarin sudah meninggal tetapi belum keluar ujinya, [sekarang sudah keluar hasilnya] positif satu [kasus 10]. Kemudian yg sudah positif, meninggal tambah satu juga [kasus 17]," ungkap Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih Rabu (25/3/2020) sore.

Adapun PDP meninggal dunia yang belakangan diketahui positif adalah pasien yang sempat dirawat di RS Bethesda Jogja.

Sebelumnya diberitakan Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 meninggal dunia saat dalam perawatan di RS Bethesda, Sabtu (21/3/2020). Pasien ini sebelumnya sempat kontak dengan warga negara New Zealand.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan pihaknya telah mendapatkan laporan dari RS Bethesda terkait adanya satu PDP meninggal dunia pada Sabtu (21/3/2020). Pasien tersebut berusia 69 tahun, warga Depok, Sleman.