Dihajar Hujan, Pohon Tumbang dan Talut di Sleman Ambrol

Foto ilustrasi. - ANTARA/Wahdi Septiawan
26 Maret 2020 21:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Hujan disertai angin kencang dan juga petir pada Rabu (25/3/2020) sejak sore hingga malam hari mengakibatkan sejumlah pohon di sejumlah titik di wilayah kabupaten Sleman roboh. Salah satunya adalah talut sungai setinggi 10 meter di Karangjati, Sinduadi, Mlati yang ambrol.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan, mengatakan hujan dengan durasi yang lama mengakibatkan sifat tanah menjadi jenuh dan gembur. Kemudian, berdampak kepada akar pohon yang tidak kuat menahan diri dan akibatnya pohon tumbang.

"Pohon tumbang sendiri terjadi di enam wilayah kecamatan diantaranya Kecamatan Minggir, Godean, Ngaglik, Depok, Moyudan, dan Sleman. Pohon tumbang mengakibatkan kerusakan properti warga seperti rumah, kendaraan bermotor, dan fasilitas publik seperti kabel jaringan listrik," ujar Makwan, Kamis (26/3/2020).

Bahkan, sebuah mobil di parkiran Hotel Hyatt Sariharjo, Ngaglik, Sleman menjadi korban atas robohnya pohon berukuran besar. Berdasarkan catatan dari tim reaksi cepat (TRC) BPBD Sleman, rumah warga di empat kecamatan di antaranya Minggir, Godean, Moyudan, dan Depok.

Lebih lanjut, tanah longsor terjadi di dua titik di wilayah kecamatan Mlati dan Depok. Makwan mengatakan, di Karangjati, Sinduadi, Mlati sebuah talud ambrol dengan panjang 10 meter dengan tinggi lima meter ambrol.

"Hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan debit air Sungai Buntung naik. Akibatnya pohon beringin roboh ke aliran sungai dan menyebabkan talut ambrol dan mengancam mengancam satu rumah yang berjarak kurang lebih dua meter dari talut," ucap dia.

Ambrolnya talud, lanjut Makwan, juga terjadi di Pringwulung, Condongcatur, Depok, Sleman. Talud di Jalan Kabupaten ambrol berdampak menerpa dinding bangunan rumah.