Pulang dari Jakarta, Warga Ngampilan Jogja Meninggal & Dimakamkan dengan Prosedur Pasien Corona

Ilustrasi - Reuters
27 Maret 2020 23:07 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Warga Kelurahan Ngampilan, Kota Jogja, meninggal dunia dan dimakamkan dengan prosedur pemakaman pasien Covid-19, Jumat (27/3/2020) siang. Almarhum pulang dari Jakarta pada Minggu (22/3/2020) dan jatuh sakit.

Lurah Ngampilan, Agus Jaka Haryana, mengatakan almarhum merupakan warga Ngampilan. “Bukan pemudik, dia warga Ngampilan yang baru pulang dari Jakarta hari Minggu lalu,” ujarnya.

Almarhum ke Jakarta untuk menghadiri perkawinan kerabatnya. Ia menempuh perjalanan darat dengan mobil bersama keluarganya pada Kamis (19/3/2020). Setelah pulang, dia merasakan batuk.

Kemudian keluarganya memeriksakan almarhum ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah pada Selasa (24/3/2020). Lantaran almarhum baru pulang dari Jakarta, petugas Puskesmas Ngampilan memeriksa keluarga almarhum dan menyarankan untuk isolasi mandiri selama 14 hari.

Agus menuturkan sebelum pandemi Covid-19, almarhum memang sudah memiliki riwayat batuk dan sakit stroke. “Mungkin kambuh batuknya. Mungkin juga kecapekan karena dia nyetir sendiri dari Jakarta,” kata dia.

Almarhum meninggal dunia pada Jumat (27/3) sekitar pukul 08.00 WIB. Kematiannya dikonfirmasi oleh dokter Puskesmas Ngampilan. Warga setempat tidak berani mengurus pemakaman karena almarhum baru pulang dari Jakarta.

Kemudian Kepala Puskesmas Ngampilan datang menggunakan pakaian dengan pengaman lengkap. Keluarga juga mendapat bantuan pembungkus jenazah dari RSUD Jogja. Almarhum dimakamkan di Makam Pakuncen dengan diangkut ambulans milik Dinas Sosial Kota Jogja.

Sempat beredar pesan di Whatsapp yang menyatakan warga berusaha menghubungi rumah sakit dan tidak direspons. Agus memastikan kabar ini tidak benar atau hoaks.

Ketua Gugus Tugas Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan karena belum sempat dites swab, almarhum tidak bisa dipastikan meneninggal dunia karena Covid-19 atau stroke.

"Sebagai antisipasi, keluarga almarhum beserta rombongan yang ikut ke Jakarta akan diperiksa kembali. Saat ini kondisinya sehat, tidak atau belum menunjukkan gejala Corona. Di rumah dan sekitarnya disemprot disinfektan,” ujar dia.