Sudah Diterapkan Sepekan di DIY, Metode Belajar Jarak Jauh Dievaluasi

Foto ilustrasi. - Antarafoto/ Ampelsa
31 Maret 2020 03:17 WIB Lajeng Padmaratri Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY tengah mengevaluasi metode pembelajaran jarak jauh yang diterapkan sejak Senin (23/3/2020) lalu sampai Selasa (31/3/2020) besok.

Seperti diketahui, Disdikpora DIY pada mengeluarkan surat edaran Disdikpora No. 421/02280 tentang Pembelajaran Jarak Jauh/di Rumah bagi Anak Sekolah dalam rangka Pencegahan Covid-19. Kabid Perencanaan dan Standardisasi Disdikpora DIY, Didik Wardaya menuturkan saat ini jawatan ini tengah menyusun konsep perpanjangan.

"Sudah [dilakukan evaluasi], konsep perpanjangan baru kita ajukan," kata Didik kepada Harianjogja.com, Senin (30/3/2020).

Ia berharap pada Selasa sudah ada surat edaran yang menerangkan perpanjangan waktu belajar di rumah.

Dijelaskannya, Disdikpora DIY mengevaluasi sejumlah aspek mengenai metode pembelajaran jarak jauh tersebut. Evaluasi itu meliputi efektivitas proses belajar mengajar, beban siswa berkaitan dengan tugas yang diberikan guru, kemungkinan penyesuaian jadwal belajar, hingga penggunaan aplikasi.

"Mungkin ada yang jadwalnya sudah diubah [dari jadwal semula di sekolah] menjadi sehari hanya tiga mata pelajaran," uturnya.

Terkait aplikasi yang digunakan untuk pembelajaran jarak jauh, Didik tidak mempermasalahkan pilihan antara guru dan siswa. Disdikpora DIY saat ini memiliki platform belajar daring bernama Jogja Belajar Class (JB Class), namun ia mengakui jika seluruh siswa di DIY menggunakan platform ini, servernya belum mampu maksimal dan kemungkinan akan mengalami pelambatan akses.

Sementara, di luar itu banyak aplikasi lain yang lebih terjangkau. Bahkan ia menyebut ada sejumlah platform belajar digital yang sebulan ini menggratiskan pembelajaran. "Itu juga bisa dipakai, yang penting proses penyampaian pembelajaran dan informasinya bisa berlangsung dengan baik," tegasnya.