Bus AKAP Wajib Turunkan Penumpang di Terminal

Suasana di Terminal Dhaksinarga, Selang, Wonosari, Selasa (31/3/2020). - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
31 Maret 2020 23:27 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul dua posko induk pemantauan Covid-19 bagi pemudik Gunungkidul di Terminal Dhaksinarga, Selang, Wonosari dan Terminal Semin, Selasa (31/3/2020). Untuk mencegah penyebaran virus Corona, semua bus antarkota antarprovinsi (AKAP) diwajibkan tak menurunkan penumpang selain di terminal.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul, Wahyu Nugroho, mengungkapkan kebijakan tersebut dibuat guna kemaslahatan bersama dalam upaya pencegahan Corona. Jajarannya menindaklanjuti imbauan tersebut melalui surat edaran yang diberikan kepada pemilik bus.

"Kami sudah membuat surat edaran meminta semua bus AKAP untuk menurunkan seluruh penumpang di terminal," kata Wahyu di sela-sela peresmian posko induk di Terminal Dhaksinarga, Selang.

Wahyu mengungkapkan jajarannya membantu Tim Gugus Penanganan Covid-19 terkait dengan data para penumpang ataupun pemudik yang masuk melalui terminal yang ada di Gunungkidul. "Kami pasti memberikan data penumpang yang turun di terminal kepada tim penanganan Covid-19," ujar dia.

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi, menjelaskan pembangunan dua posko induk dan beberapa posko lainnya dilakukan guna membantu mendata pemudik yang keluar masuk Gunungkidul. "Dengan posko ini kami bisa memberikan kejelasan status warga yang datang ke Gunungkidul. Dua posko ini dipantau langsung oleh Pemkab Gunungkidul," ujarnya.

Immawan menuturkan dua posko induk ini memiliki protokol kesehatan dalam penanganan pencegahan Covid-19, mulai dari pemeriksaan data penumpang hingga pemeriksaan kesehatan secara langsung menggunakan peralatan lengkap.