Asian Games 2026: Indonesia Koleksi 13 Medali, Ini Rinciannya
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Seorang warga Wates membeli empon-empon yang dipercaya dapat menangkal virus Corona di Pasar Wates, Kamis (12/3/2020). /Harian Jogja-Lajeng Padmaratri\n
Harianjogja.com, KULONPROGO - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kulonprogo, resmi mengeluarkan edaran terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) pasar daerah menghadapi Covid-19. Ada banyak poin dalam edaran tersebut.
Salah satu yang menjadi sorotan yakni pembatasan jam buka pasar yang hanya diperbolehkan beroperasi selama lima jam.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kulonprogo, Iffah Mufidati mengatakan secara teknis durasi buka lima jam selanjutnya didiskusikan dan dikoordinir Kepala Unit Pelaksana Teknis Pasar. Penepatan durasi buka pasar diharapkan memangkas interaksi antara pedagang dan pembeli di pasar.
Iffah yang ditemui pada Senin (23/3/2020) di kantornya menerangkan fakta di lapangan menunjukkan terjadi penurunan pengunjung pasar. Dia menduga mungkin warga memilih untuk menghindari kerumunan dan memilih membeli kebutuhan pangan harian di tukang sayur keliling atau tukang sayur dekat rumahnya.
Petugas Pemungut Retribusi Pasar Wates, Hari Koko mengaku sampai saat ini belum melakukan pembatasan durasi lima jam buka di Pasar Wates. Meski edaran tersebut bersifat resmi yang diterimanya pada Senin (30/3/2020), dia merasa perlu berkoordinasi dengan Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) dan Paguyuban Pedagang Pasar Pagi tidak bisa serta merta begitu saja.
Koko mencontohkan salah satu pedagang sepatu yang berjualan pada hari ini. Pedagang tersebut buka pukul 10.30 WIB dan butuh menata dagangan kurang lebih satu jam. "Kalau kios pasar buka pukul 08.00 WIB, durasi lima jam berarti pukul 13.00 WIB harus tutup, ini pedagang sepatu baru selesai dasaran sudah langsung kukut lagi," terang Koko.
Oleh karenanya dia perlu berkoordinasi dengan seluruh pedagang pasar Wates untuk menyepakati waktu buka dan tutupnya, asal masih dalam durasi lima jam.
Meski belum bisa menerapkan durasi lima jam buka, Koko mengaku banyak terjadi pengurangan pedagang dari hari ke hari. Pengurangan jumlah paling terasa terjadi di pedagang kios/los. Dari sekitar 280 pedagang kios yang aktif berjualan, pada hari ini hanya kisaran 140 pedagang saja. "Pengurangan jumlah pedagangnya sampai sekitar 50% hari ini," jelas Koko.
Menurut Koko, alasan pedagang tidak berjualan mayoritas karena sepi. Selain itu juga karena takut akan penyebaran Covid-19. Senada dengan yang diungkapkan Koko, Iffah mengatakan telah terjadi pengurangan pedagang sebanyak kurang lebih dari 30% di berbagai pasar di Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.