Harga Gas Industri Melonjak, Bahlil Sebut Produksi Sumur Jabar Menurun
Bahlil mengungkap harga gas industri naik akibat penurunan produksi sumur gas di Jawa Barat. Pemerintah mencari solusi untuk mencegah PHK massal.
Sejumlah sapi yang ada di pasar hewan terpadu di Kecamatan Pengasih./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO- Dampak wabah Covid-19 mulai dirasa pedagang Pasar Hewan Terpadu (PHT), Kapanewon Pengasih.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Rumah Potong Hewan dan Pengelolaan Pasar Hewan (UPT RPH dan PPH) Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Joko Purwoko mengatakan saat ini memang telah terjadi penurunan aktivitas di UPT RPH Pengasih.
"Terjadi penurunan baik jumlah pedagang maupun pengunjung pasar hewan," ujar Joko pada Selasa (1/3/2020).
Pengurangan jumlah pedagang terjadi baik dari pedagang unggas, sapi dan kambing. Pada Selasa (31/3/2020) misalnya, jumlah pedagang unggas yang berjualan hanya 40 orang dari total 70 pedagang unggas. Jumlah pedagang sapi pun berkurang, dari total 20 pedagang hanya 14 yang terlihat berdagang. Sementara pedagang kambing hanya ada sekitar 20 orang dari total 37 pedagang.
Pengurangan jumlah pengunjung dibarengi dengan penurunan jumlah pedagang. Joko menceritakan ada pedagang ayam yang bisa habis menjual 12 ekor ayam sehari, kini hanya mampu menjual enam ekor ayam saja itu pun dagangnya sampai siang.
Durasi berjualan para pedagang pun berkurang. Jika biasanya pedagang unggas bisa penuh sesak pengunjung dan baru bisa tutup pukul 9.30 WIB, kini pukul 8.30 WIB sudah pada pulang saking sepinya.
Hal itu juga sama terjadi pada pedagang sapi dan kambing yang mayoritas tutup satu sampai dua jam lebih awal. Joko menduga sepinya aktivitas pasar dikarenakan penjual maupun pengunjung mematuhi anjuran pemerintah yakni memilih tetap di rumah dan keluar hanya jika perlu.
Sebenarnya beberapa langkah preventif penyebaran Covid - 19 telah dilakukan oleh Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo untuk menciptakan rasa aman. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Aris Nugraha mengatakan pihaknya telah melakukan berkala di PHT Pengasih. Penyemprotan itu sudah dilakukan sebanyak empat kali, sehari sebelum pasar dibuka.
Selain itu Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo juga telah menyediakan sabun cuci tangan lima titik di sekitar PHT Pengasih. Spanduk berisi imbauan juga telah dipasang. Namun agaknya situasi lesunya aktivitas pasar masih terus berlangsung.
"Kalau kondisi sepinya karena wabah seperti ini bisa dimaklum, mungkin pedagang dan pengunjung berusaha mengurangi aktivitas di luar rumah dan pergi seperlunya," ujar Aris.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bahlil mengungkap harga gas industri naik akibat penurunan produksi sumur gas di Jawa Barat. Pemerintah mencari solusi untuk mencegah PHK massal.
KPK memeriksa Dito Ariotedjo untuk mendalami latar belakang pemberian kuota haji tambahan dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 1 Juli 2026 lengkap dengan lokasi layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C, serta jadwal Satpas Polres Gunungkidul.
Norwegia mengalahkan Pantai Gading 2-1 pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 dan akan menghadapi Brasil di babak 16 besar.
Puncak kunjungan wisata Bantul diprediksi awal Juli 2026. Meski turun hingga 25%, peluang kenaikan masih terbuka.
Jadwal KRL Solo–Jogja Rabu 1 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Tarif tetap Rp8.000, praktis dan ekonomis.