Advertisement
Pedagang Diimbau Tak Layani Pembelian Borongan
Seorang pedagang menimbang bawang putih di kios miliknya di kompleks Pasar Argosari, Wonosari, belum lama ini. - Harian Jogja/Muhammad Nadhir Attamimi
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Di tengah merebaknya Covid-19 Disperindag Gunungkidul memastikan tak ada panic buying di Bumi Handayani. "Kami pastikan tidak ada panic buying, semua warga masih normal dalam membeli bahan pokok," kata Virgilio Soriana kepada Harian Jogja, Jumat (3/4/2020).
Sejak maraknya penyebaran virus Corona Disperindag sudah mengimbau kepada para pedagang, baik pedangang kelontong, toko jejaring hingga swalayan untuk tidak melayani warga yang membeli dalam jumlah yang tak wajar. Dia juga memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok masih aman. Ketika ada stok bahan pokok yang kurang, Disperindag segera memenuhi. "Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait, salah satunya menjaga stok sembako agar tetap aman hingga enam bulan ke depan," ujarnya.
Virgilio mengimbau agar masyarakat tidak perlu takut kehabisan stok bahan pokok di Bumi Handayani. "Masyarakat kami harapkan tidak perlu panik dan tolong kalau berbelanja secukupnya saja," kata dia.
Advertisement
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Harga Bahan Pokok di Bantul Stabil dan Bebas Penimbunan
- Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
- Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
- Wisatawan Bayar Dua Kali Lipat di Parangtritis, Ini Kata Dinpar Bantul
- Tol Baru dan Mudik Gratis Gerus Penumpang Terminal Wates Kulonprogo
Advertisement
Advertisement








