Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ibadah haji. /REUTERS-Ammar Awad
Harianjogja.com, SLEMAN- Kementerian Agama (Kemenag) siap mengembalikan dana haji yang sudah disetor jika pelaksanaan haji batal dilakukan tahun ini. Saat ini, ribuan calon jemaah haji di DIY memproses pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).
Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag DIY, Sigit Warsito mengatakan hingga kini persiapan penyelenggaraan ibadah haji tetap dilanjutkan sesuai tahapan. Saat ini proses BPIH terus dilakukan hingga 21 April mendatang. "Pelunasannya dilakukan secara transfer sehingga jemaah tidak melakukan kontak langsung dengan teller," katanya, Senin (6/3/2020).
Total jemaah haji asal DIY yang akan berangkat pada tahun ini 3.146 orang. Kemenag, katanya, menyiapkan skema pengembalian dana kepada jemaah apabila pemerintah Arab Saudi membatalkan penyelenggaraan ibadah haji 1441 H/2020 M akibat pandemi Virus Corona (Covid-19).
Hingga kini, kata Sigit, pemerintah masih menunggu perkembangan pandemi Covid-19 dan keputusan dari Pemerintah Arab Saudi. Meski begitu, Kemenag juga menyiapkan langkah-langkah yang harus dilakukan jika pelaksanaan ibadah haji batal atau tidak jadi diberangkatkan dilakukan tahun ini.
"Misalnya, dana BPIH sebesar Rp35,9 juta akan dikembalikan. Jemaah bisa mengambil dana tersebut bila menghendaki. Sebab bisa jadi saat melunasi jemaah tersebut meminjam dana ke orang lain untuk melakukan pelunasan," katanya.
Jemaah juga bisa tidak mengambil dana BPIH yang sudah terlanjur dilunasi. Konsekuensinya, lanjut Sigit, jika dana BPIH diambil maka status jemaah tersebut menjadi jemaah daftar tunggu untuk tahun berikutnya. Adapun jamaah yang melunasi dan tidak mengambil BPIH akan menjadi jemaah haji lunas tunda untuk keberangkatan tahun berikutnya.
Hingga kini pelaksanaan bimbingan manasik secara mandiri yang dilakukan oleh kelompok-kelompok sudah dilakukan oleh para jemaah. Kemenag juga menyediakan materi manasik bagi para jamaah haji jika pelaksanaan haji tahun ini tetap digelar.
"Kemenag sudah menyiapkan materi manasik jamaah haji khusus penanganan Covid-19. Sebab dari 3.146 jamaah haji yang berangkat dari DIY lebih dari 50 persen lansia," katanya.
Sejauh ini, Kemenag juga belum merevisi jadwal rencana perjalanan haji karena proses seluruh tahapan masih berjalan sesuai jadwal. Jemaah akan mulai masuk asrama haji pada 25 Juni 2020 dan berangkat ke Tanah Suci pada 26 Juni 2020.
Hal senada disampaikan oleh Kepala Kemenag Sleman Sa\'ban Nuroni. Menurutnya tahapan-tahapan pelaksanan persiapan ibadah haji tahun ini masih berjalan. Adapun, total jemaah haji di wilayah Sleman berdasarkan catatan Kemenag Sleman sebanyak 1.174 orang. "Saat ini masih menyelesaikan proses pelunasan biaya haji," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Pemkab Gunungkidul menyusun Perbup Insentif dan Disinsentif Kendali Ruang untuk mendorong investasi berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan.
Polda Metro Jaya memastikan kabar ajudan Febrie Adriansyah tewas ditembak merupakan hoaks. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian Sutrimo.
Sport tourism menjadi salah satu instrumen untuk mengejar target kunjungan wisatawan pada 2026 yang dipatok mencapai 8.553.878 orang.
Pemerintah mengkaji insentif kendaraan listrik yang akan dikaitkan dengan pengembangan mobil dan motor nasional untuk memperkuat industri EV.
Genesis Mission membuka era baru riset berbasis AI. Simak peran Google, dampaknya bagi sains global, dan peluang implementasinya di Indonesia.