PKS Bantul Beri Penghargaan Ibu Inspiratif di Hari Ibu 2025
PKS Bantul memberikan penghargaan kepada ibu-ibu inspiratif dan tangguh dalam rangka peringatan Hari Ibu 2025.
Foto ilustrasi sel virus SARS-CoV-2 dan sel darah merah./Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berencana memperluas jangkauan rapid test . Tes tidak hanya ditujukan untuk orang yang berkontak langsung dengan pasien PDP dan positif Covid-19 serta petugas medis yang menangani pasien terkait Covid-19.
Pemkab ingin semua pendatang dan pemudik juga dicek melalui rapid test. Agus mengatakan upaya tersebut untuk mengantisipasi adanya penderita Covid-19 tetapi tidak bergejala atau orang tanpa gejala (OTG).
“Kami akan sampaikan mohon izin ke Provinsi untuk menambah area rapid test pemudik dan terutama dari luar negri dan luar daerah,” kata dia, Senin (13/4/2020).
Saat ini pemudik sudah mulai berdatangan baik dari luar negeri dan luar daerah termasuk para santri yang diliburkan di pesantrennya di berbagai daerah dan pulang ke kampung halaman. “Kami mohon izin untuk dilakukan rapid test [untuk pemudik dan pendatang],” ujar Agus.
Agus menambahkan pengadaan 1.200 alat rapid test secara mandiri sampai saat ini masih dalam proses. Sementara bantuan rapid test dari Pemerintah Pusat sudah habis digunakan.
Dinas Kesehatan Bantul mengklaim belum mendapatkan laporan adanya pemudik yang dinyatakan mengalami gejala klinis mengarah pada infeksi Corona.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso, mengatakan berdasarkan hasil pendataan jumlah pemudik di Bantul mencapai 1.671 orang yang tersebar di 17 kecamatan.
Pemudik yang tervalidasi di lapangan melalui pemerintah desa sampai ketua RT sekitar 800an orang. “Dari jumlah sebanyak itu belum ada yang melaporkan atau dilaporkan bergejala,” kata Sri Wahyu, Senin.
Ia mengakui pemantauan yang dilakukan itu berdasarkan data yang terlaporkan melalui aplikasi dan tidak menampik kemungkinan ada pemudik yang tidak mengisi data di aplikasi. Sri Wahyu menyerahkan semua proses pendataan itu pada pemangku wilayah atau kecamatan, pemerintah desa, kepala dusun, hingga ketua RT.
“Pendataan itu menjadi tanggung jawab pemangku wilayah,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 19 Mei 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 19 Mei 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Gatal seluruh tubuh bisa jadi tanda gagal ginjal. Kenali penyebab, gejala, dan cara mengatasinya sejak dini.
Lionel Messi memimpin top skor Piala Dunia 2026 dengan 3 gol. Harry Kane, Mbappe, Haaland mengikuti dengan 2 gol. Simak daftar lengkapnya.
Jangan antre lagi, kini cek dan cetak Kartu Keluarga bisa dilakukan secara online. Simak panduan lengkap, cara aktivasi IKD, hingga tips cetak mandiri resmi.