Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Ilustrasi APBD./JIBI
Harianjogja, JOGJA--Guna mempercepat penanganan Covid-19, Pemkot Jogja mengalokasikan ulang APBD 2020. Tahap pertama realokasi telah terlaksana, dengan anggaran sebesar Rp19 miliar.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, menjelaskan pada realokasi tahap pertama, Pemkot telah mencairkan anggaran sebesar Rp12 miliar. “Telah dipakai untuk pembelian APD [alat pelindung diri], alat kesehatan dan gerakan pencegahan seperti disinfektan, masker dan beberapa bantuan sosial,” ujarnya, Selasa (14/4/2020).
Dalam rangka menindaklanjuti realokasi tahap pertama tersebut, Pemkot tengah menyiapkan beberapa hal, meliputi penanganan kasus Covid-19, penanganan dan pemulihan dampak sosial-ekonomi masyarakat, serta paket kebijakan membangkitkan ekonomi Kota Jogja.
Dia mengungkapkan pembahasan realokasi anggaran ini sebenarnya sudah hampir selesai. Meski demikian, Pemkot masih perlu bekoordinasi dengan Pemda DIY serta pemkab untuk membagi tanggung jawab dan kewenangan.
“Untuk menetapkan mana yang akan dibantu Pusat, mana yang oleh Pemda DIY, dan mana yang oleh Pemkot dan pemkab. Semoga bisa cepat selesai sehingga semakin cepat pula dieksekusi. Penetapan tanggung jawab ini mempengaruhi besaran anggaran yang harus disiapkan,” kata dia.
Menurutnya, realokasi APBD sebenarnya bisa diselesaikan dalam sekali perubahan. Namun karena perlu kesamaan persepsi antara Pusat, Pemda DIY dan Pemkot Jogja, terutama dalam pembagian tanggung jawab dan sasaran, maka realokasi dibagi dalam beberapa tahap.
Kepala Dinas Sosial Kota Jogja, Agus Sudrajat, mengaku telah mendistribusikan sejumlah bantuan sosial kepada warga terdampak Covid-19. “Sementara kami berikan kepada ODP dan PDP yang masuk dalam daftar KSJPS [Keluarga Sasaran Jaminan Perlindungan Sosial] dan DTKS [Data Terpadu Kesejahteraan Sosial],” kata dia.
Bantuan sosial yang diberikan berupa sembako, dengan mekanisme pemberian setiap tiga hari sekali, kepada setiap keluarga sejumlah masing-masing anggota keluarganya. Sembako diberikan baik di rumah keluarga penerima maupun di rumah sakit tempat PDP dirawat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Bulog DIY optimistis target serapan gabah 2026 tercapai sebelum Juni di tengah panen raya dan antisipasi dampak El Nino.
Aktivitas Gunung Mayon di Filipina meningkat dengan puluhan gempa vulkanik dan aliran lava, sementara status Siaga 3 tetap berlaku.
Kapolri Listyo Sigit menargetkan pembangunan 1.500 SPPG Polri pada 2026 untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis.
Rey’s Mediterranean Kitchen resmi buka di Jogja dengan konsep colorful dan menu khas Mediterania, western, hingga Timur Tengah.
Sapi kurban Presiden Prabowo asal Gunungkidul habiskan biaya pakan Rp80.000 per hari. Sapi simmental itu berbobot lebih dari 1 ton.