193 Karya Seniman Difabel Dipamerkan, Ada Prangko Khusus
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL- Pemerintah Kabupaten Bantul telah menyiapkan anggaran yang hampir mencapai Rp300 miliar untuk menangani Coronavirus Disease atau Covid-19.
Anggaran hasil pergeseran APBD 2020 tersebut akan digunakan untuk tiga fokus kegiatan selama masa pandemi Corona, yakni kesehatan, jaring pengaman sosial atau bantuan langsung, dan pemulihan ekonomi.
Asisten Sekretaris Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bantul, Bambang Guritno mengatakan fokus ulang penganggaran kegiatan di semua organisasi perangkat daerah (OPD) masih terus dilakukan.
Sampai saat ini hasil penyisiran sejumlah kegiatan baru mencapai lebih kurang hampir mencapai Rp300an meliar. “Dana itu untuk cadangan penanganan Covid-19,” kata Bambang di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul, Selasa (14/4/2020).
Bambang mengatakan tidak menutup kemungkinan anggaran bisa bertambah karena refocusing anggaran masih terus dilakukan. Selain mengandalkan APBD kabupaten, penanganan Covid ini, kata dia, juga mengandalkan dana dari Pemerintah Pusat, Pemda DIY, dan pemerintah desa melalui dana desa (DD) dan alokasi dana desa (ADD).
Dalam proses penanganannya juga pelu disinkronisasi agar tidak tumpang tindih. Khusus untuk bidang kesehatan penggunaan anggarannya sudah dilakukan di antaranya untuk pengadaan alat pelindung diri (APD), pengadaan obat habis pakai, dan penyiapan rumah sakit khusus Covid-19.
Sementara bidang jejaring sosial, saat ini masih dalam proses pendataan. Namun hasil pendataan sementara terdapat sekitar 41.000 jiwa yang akan mendapatkan bantuan jatah hidup (Jadup).
Bambang berujar data itu baru usulan dari bawah dan masih dalam proses validasi sehingga bisa berkurang atau bertambah. Data itu juga bukan merupakan data warga miskin yang tercatat di Basis Data Terpadu (BDT) Kementerian Sosial, melainkan warga yang kehilangan penghasilan selama masa pandemi Corona.
“Data yang akan mendapatkan bantuan adalah bukan dari BDT, tetapi data yang langsung terdampak. Jadi misalnya dia awalnya bekerja kemudian tidak bekerja, itu prioritas utama, kemudian mereka yang terkena dampak lockdown. Ini menjadi tanggung jawab kami,” ujar Bambang.
Pihaknya tidak memberikan bantuan jatah hidup pada warga miskin yang teercatat di BDT karena mereka sudah mendapatkan jatah tersendiri dari Pemerintah Pusat dan Pemda DIY dalam wujud Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bahkan program tersebut saat ini nilainya bertambah dan diberikan tiap bulan dari yang tadinya per tiga bulan. Menurut Bambang Pemkab tidak diperkenankan memberikan bantuan kepada keluarga yang sudah mendapatkan bantuan.
Selain itu Pemkab juga mengusulkan ribuan warga Bantul yang terdampak untuk mendapatkan kartu prakerja dari Pemerintah Pusat. Sementara untuk pemulihan ekonomi diberikan dalam bentuk bantuan dan pelatihan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang terhambat akibat pandemi Corona.
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis mengatakan anggaran yang sudah digunakan sementara dalam penanganan Covid ini mencapai sekitar 20 miliar. Dana tersebut baru dari sektor kesehatan seperi pengadaan APD, obat habis pakai, dan pengadaan rumah sakit darurat Covid.
Sementara penggunaan anggaran untuk jaring pengaman sosial atau bantuan langsung pada masyarakat terdampak dan bantuan UMKM masih dalam proses penghitungan, “Untuk penumbuhan ekonomi masyarakat UMKM dan jaring pengaman sosial itu masih menunggu kebijakan lebih lanjut baik dari Pemerintah Pusat dan DIY,” kata Helmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).
Jadwal KRL Palur-Jogja 6 November 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan kedatangan di 13 stasiun.
Samin Tan didakwa melakukan pencucian uang Rp18,1 triliun dari penjualan batu bara PT AKT yang diduga berasal dari pertambangan ilegal.
OJK meminta perbankan memeriksa dan/atau memblokir 39.923 rekening yang terindikasi digunakan untuk aktivitas judi online.
Puslabfor menyelidiki ledakan di Duri Kepa, Jakarta Barat, yang menyebabkan 12 orang terluka dan 10 rumah mengalami kerusakan.
DPUPKP Sleman membersihkan 65 titik saluran irigasi untuk mengantisipasi genangan dan banjir saat musim hujan 2026.