RS Bethesda Jogja Resmikan Layanan Nuklir & Galeri Wedhang Jamu
RS Bethesda Jogja luncurkan layanan kedokteran nuklir dan galeri jamu. Inovasi gabungkan teknologi modern dan kearifan lokal.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Sekitar 25 KK di salah satu padukuhan wilayah Ngemplak, Sleman, berstatus sebagai orang dalam pantauan (ODP). Mereka harus melakukan isolasi diri di dalam rumah selama 14 hari.
Kasus ini bermula saat salah seorang warga di padukuhan tersebut masuk rumah sakit. Warga berinisial L, laki-laki, tersebut masuk ke rumah sakit pada Senin (6/4/2020) karena mengalami gejala mirip Covid-19. Padahal L sehari sebelumnya, Minggu (5/4/2020) mengikuti kegiatan bersama warga untuk melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungannya.
"Pada tanggal 5 April ada kerja bakti warga, penyemprotan disinfektan. L juga ikut kerja bakti. Setelah itu masuk rumah sakit," jelas Camat Ngemplak, Siti Wahyu Purwaningsih, Rabu (15/4/2020).
Selama dirawat di rumah sakit, L pun ditangani dengan protokol Covid-19. Berdasarkan hasil uji laboratorium yang keluar pada Selasa (14/4/2020) L dinyatakan positif virus Corona. Mendapatkan laporan tersebut, Gugus Tugas Covid-19 mulai tingkat kecamatan, desa hingga dusun menggelar rapat.
"Hasilnya, mewajibkan warga yang selama 14 hari terakhir melakukan kontak langsung dengan pasien positif untuk segera melakukan karantina mandiri beserta keluarganya. Termasuk pak RWnya," katanya.
Isolasi mandiri tersebut dilakukan oleh 25 KK dari sekitar 60 KK yang tinggal di komplek tersebut bersama L. Ke 25 KK tersebut statusnya pun menjadi ODP. Namun ia belum bisa memastikan jumlah warga yang melakukan isolasi mandiri. "Yang jelas ini merupakan upaya kami untuk memutus mata rantai penularan Covid 19," jelas Purwaningsih.
Untuk meringankan beban keluarga status ODP, katanya, masyarakat akan memberikan dukungan sistem dengan beragam bantuan. Bantuan berupa uang tunai, berwujud kebutuhan pokok (sembako) maupun masker. Pengumpulan bantuan mohon dikoordinir oleh masing-masing Ketua RW di padukuhan tersebut.
"Kami mohon maaf jika dampak dari kebijaksanaan ini membebani warga lainnya. Ini juga kami lakukan saat kami juga mengkarantina 17 orang dalam satu keluarga, kebetulan masuk warga miskin, jadi supporting system juga diterapkan di sana," katanya.
Terpisah, Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, L merupakan kasus ke 55 pasien positif Covid-19 di DIY. L, katanya terpapar virus setelah mendapatkan kunjungan tamu. "Hasil tracking menunjukkan ada kunjungan tamu dari daerah terjangkit," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RS Bethesda Jogja luncurkan layanan kedokteran nuklir dan galeri jamu. Inovasi gabungkan teknologi modern dan kearifan lokal.
BYD Atto 3 generasi ketiga resmi meluncur dengan RWD, cas 5 menit hingga 70 persen, dan jarak tempuh sampai 630 km.
Pemerintah memastikan pemulangan sembilan WNI relawan Gaza usai dibebaskan dari penahanan Israel dan tiba di Turkiye.
Alex Marquez resmi absen di MotoGP Italia dan Hungaria 2026 usai mengalami cedera patah tulang selangka dan vertebra saat balapan di Catalunya.
Cristiano Ronaldo membawa Al Nassr juara Liga Arab Saudi usai mencetak dua gol saat menang 4-1 atas Damac.
Sultan HB X ingin RTH eks Parkir ABA Jogja jadi taman bunga nyaman, bukan hutan kota. Penataan dimulai dengan anggaran 2026.