WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-- Seorang pria babak belur setelah dikeroyok masa lantaran diduga mencuri sebuah handphone, di depan Hotel Jogja Kembali, Jalan KH Dahlan, Kamis (16/4/2020) pagi. Saat polisi datang, kondisi terduga pencuri ini sudah berlumur darah.
Kabag Humas Polresta Jogja, AKP Sartono, mengatakan terduga pencuri berinisial US, 58 tahun. Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 08.30 WIB, di depan Hotel Jogja kembali terjadi tarik-menarik tas antara US dengan seorang laki-laki.
“US diduga mengambil HP milik lelaki yang menarik tas itu di daerah Wiyoro, Ngipik, Banguntapan, Bantul. Kejadian tarik-menarik sempat dilerai oleh Polisi Lalu lintas Polresta Jogja, yang berujung US mengembalikan HP yang dia ambil,” ujarnya.
Namun saat itu tiba-tiba ada yang teriak maling, hingga US pun dikeroyok masa di sekitar. Polsek Gondokusuman datang setelah US babak belur.
“US lalu dibawa ke RS Bhayangkara untuk dirawat. Saat ini US dibawa ke Polsek Gondomanan untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.