Kronologi Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Mual Muntah
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Ilustrasi wisatawan di Songgo Langit, Mangunan, Bantul./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berencana mulai kembali mempromosikan agenda wisata di Bumi Projotamansari mulai akhir tahun. Pasalnya hingga kini Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul masih memberlakukan pembatasan fisik (physical distancing) dan penutupan objek-objek wisata.
Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Wibowo mengaku belum bisa memastikan kapan atraksi wisata kembali digelar. Pasalnya, saat ini masih berlaku pembatasan fisik serta penutupan objek-objek wisata guna meredam pandemi. Kendati begitu, ia menargetkan apabila Juni situasi sudah kondusif, promosi melalui atraksi wisata akan segera dilakukan.
Memang, kata dia, sesuai target awal, agenda atraksi wisata mulai dipromosikan pada Juli. Akan tetapi lantaran adanya pandemi Covid-19, rencana itu terpaksa dianulir. “Ya belum tahu kapan dilakukan lagi [promosi wisata]. Menunggu suasana sudah kondusif. Begitu sudah kondusif, pasti kami langsung gerak cepat. Kalau sudah kondusif, tetapi enggak promosi kan itu keliru namanya,” katanya kepada Harianjogja.com, Jum’at (17/4/2020).
Dia menjelaskan desa wisata menjadi salah satu sub-sektor yang diprioritaskan. Kendati tidak secara langsung berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah [PAD] Kabupaten Bantul, tetapi desa wisata akan menjadi penolong masyarakat sekitar untuk bangkit dari krisis pandemi. Desa wisata, menurutnya, juga dinilai efektif untuk menarik perhatian turis.
Selain itu, subsektor penghasil PAD yang juga drop juga turut menjadi perhatian. Pasalnya, hal itu juga akan membantu pemulihan ekonomi Bantul. Rencananya tetap sama, yakni memaksimalkan agenda atraksi wisata, mulai dari tingkat nasional hingga internasional yang bisa digelar di desa wisata dan sejumlah titik subsektor penghasil PAD pariwisata. “Yang pasti jika Juli mulai promosi, atraksi wisata bisa saja digelar saat akhir tahun. Tetapi apabila masih belum kondusif, kemungkinan terburuk baru bisa dilaksanakan tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
259 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikmah Sidoarjo dirawat setelah diduga keracunan usai menyantap makanan MBG.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jadwal lengkap tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 9 September 2026 lengkap 12 perjalanan dari Palur. Cek waktu kedatangan di 12 stasiun, aturan pembayaran, dan info perubahan jadwal
Kemarau panjang 2026 mulai menurunkan debit air di sejumlah wilayah Sleman. PDAM Tirta Sembada memastikan distribusi air ke 45.993 pelanggan tetap stabil.
DPRD Sleman menilai pemetaan sekitar 114.000 UMKM belum optimal. Pemerintah diminta menyesuaikan pemberdayaan dengan persoalan tiap pelaku usaha.
Anggota DPRD Gunungkidul Mega Nusantara Wati kaget masuk desil 5 DTSEN. Begini penjelasan soal desil dan cara mengajukan pembaruan data.