Bripka E Pengasuh Ponpes di Wonogiri Ditahan Kasus Kekerasan Seksual
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Ilustrasi wisatawan di Songgo Langit, Mangunan, Bantul./Harian Jogja-Salsabila Annisa Azmi
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul berencana mulai kembali mempromosikan agenda wisata di Bumi Projotamansari mulai akhir tahun. Pasalnya hingga kini Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul masih memberlakukan pembatasan fisik (physical distancing) dan penutupan objek-objek wisata.
Kepala Dispar Bantul Kwintarto Heru Wibowo mengaku belum bisa memastikan kapan atraksi wisata kembali digelar. Pasalnya, saat ini masih berlaku pembatasan fisik serta penutupan objek-objek wisata guna meredam pandemi. Kendati begitu, ia menargetkan apabila Juni situasi sudah kondusif, promosi melalui atraksi wisata akan segera dilakukan.
Memang, kata dia, sesuai target awal, agenda atraksi wisata mulai dipromosikan pada Juli. Akan tetapi lantaran adanya pandemi Covid-19, rencana itu terpaksa dianulir. “Ya belum tahu kapan dilakukan lagi [promosi wisata]. Menunggu suasana sudah kondusif. Begitu sudah kondusif, pasti kami langsung gerak cepat. Kalau sudah kondusif, tetapi enggak promosi kan itu keliru namanya,” katanya kepada Harianjogja.com, Jum’at (17/4/2020).
Dia menjelaskan desa wisata menjadi salah satu sub-sektor yang diprioritaskan. Kendati tidak secara langsung berkontribusi pada Pendapatan Asli Daerah [PAD] Kabupaten Bantul, tetapi desa wisata akan menjadi penolong masyarakat sekitar untuk bangkit dari krisis pandemi. Desa wisata, menurutnya, juga dinilai efektif untuk menarik perhatian turis.
Selain itu, subsektor penghasil PAD yang juga drop juga turut menjadi perhatian. Pasalnya, hal itu juga akan membantu pemulihan ekonomi Bantul. Rencananya tetap sama, yakni memaksimalkan agenda atraksi wisata, mulai dari tingkat nasional hingga internasional yang bisa digelar di desa wisata dan sejumlah titik subsektor penghasil PAD pariwisata. “Yang pasti jika Juli mulai promosi, atraksi wisata bisa saja digelar saat akhir tahun. Tetapi apabila masih belum kondusif, kemungkinan terburuk baru bisa dilaksanakan tahun depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
BMKG memprakirakan cuaca DIY pada Rabu 29 Juli 2026 didominasi cerah berawan hingga berawan. Gunungkidul menjadi satu-satunya wilayah yang diprediksi cerah sepa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya berdasarkan data resmi KAI Access.
Jalan Jetis-Karangsemut Bantul ditutup 29-31 Juli 2026 untuk pemasangan box culvert dan pengaspalan. Simak jadwal serta jalur alternatifnya.
Produksi perikanan budidaya Sleman mencapai 29.167 ton dengan nilai Rp810,7 miliar hingga Juni 2026. Pemkab mewaspadai dampak musim kemarau.
Seorang PNS Dinkes Kulonprogo rutin bersepeda ontel ke kantor untuk menjaga kebugaran sekaligus mendukung efisiensi BBM usai harga Pertamax naik.