Daerah Hulu Hujan, Warga Lereng Merapi Diingatkan untuk Waspada

Visual puncak Gunung Merapi dari pos Pengamatan Gunung Merapi di Selo, Boyolali, Minggu (3/3) pagi. - Twitter/BPPTKG DIY
20 April 2020 15:57 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Warga di sekitar Gunung Merapi diingatkan untuk waspada banjir lahar hujan.

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi melalui akun twitter mengimbau kepada masyarakat di sekitar lereng gunung merapi agar waspada adanya peningkatan debit air atau lahar hujan.

"Terjadi hujan di puncak #Merapi pada pukul 12.21 WIB dengan total curah hujan 11 mm. Saat ini hujan masih berlangsung. Masyarakat yg berada di sungai-sungai yg berhulu di #Merapi agar mewaspadai penambahan aliran/bahaya lahar," tulis akun @BPPTKG.

Dikabarkan, pada Senin (20/4/2020) sejak pukul 10.25 WIB sekitar puncak gunung merapi mendung-hujan dan bertahan hingga terkini sekitar jam 1 siang.

"Via PGM Kaliurang visual #Merapi berkabut, cuaca mendung-hujan, suhu udara 22.1°C, kelembaban 83 %rh, pressure 918.6 hpa, angin lemah ke timur, hujan mulai jam 10:25 masih berlangsung," ujar @BPPTKG dalam keterangannya.

Berdasarkan data yang disampaikan sehari sebelumnya, terjadi 24 kali gempa fase banyak, 4 kali embusan dan 3 kali gempa tektonik.

BPPTKG juga mendapati asap putih tebal dengan tebal dengan ketinggian 300 meter dari puncak gunung merapi.

BPPTKG juga memperingatkan adanya potensi adanya luncuran awan panas dan runtuhnya kubah lava serta material vulkanis dari letusan eksplosif.elain itu, imbauan agar tidak ada kegiatan atau aktivitas manusia dengan radius 3 kilometer dari puncak juga disampaikan BPPTKG.

Sumber : Suara.com