Pemkab Gunungkidul Bangun 90 Kios Rp783 Juta untuk Perluasan Taman Kuliner Wonosari
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Foto ilustrasi. /Bisnis Indonesia-Rahmatullah
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dunia usaha benar-benar terpukul oleh penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19). Dampaknya, hingga saat ini jumlah pekerja di Gunungkidul yang berhenti bekerja terus bertambah.
Berdasar data dari Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul, hingga Jumat (24/4/2020) ada 38 perusahaan yang melaporkan terkena dampak pandemi Corona. Jumlah ini diprediksi terus bertambah karena sebelumnya hanya ada 24 perusahaan terdampak.
Jumlah karyawan yang dirumahkan dan terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) pun ikut bertambah. Di awal April, ada 733 pekerja yang dirumahkan dan empat buruh di PHK. Berdasarkan data terbaru dilaporkan ada 1.186 pekerja dirumahkan dan lima orang di PHK.
Kepala Disnakertrans Gunungkidul, Purnamajaya, mengatakan pandemi Corona benar-benar memukul sektor dunia usaha di Bumi Handayani. Hal ini bisa dilihat adanya kebijakan merumahkan karyawan di puluhan perusahaan. “Kami sudah mendapatkan laporan dan terus memantau untuk pendataan,” kata Purnamajaya kepada Harian Jogja, Jumat.
Menurut dia, untuk kebijakan pemberhentian kerja ini masih mengacu pada undang-undang yang berlaku. Purnamajaya berdalih hingga saat ini belum ada diskresi terkait dengan situasi dan kondisi yang diakibatkan Covid-19. “Kami berharap perusahaan bisa memenuhi kewajiban seperti dalam aturan yang berlaku,” katanya.
Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Gunungkidul, Budiyana, tidak menampik adanya gelombang pemberhentian, baik yang bersifat sementara maupun tetap dan kondisi ini diprediksi masih akan terus berlangsung. Pasalnya, imbas dari Corona sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan sektor usaha usaha. “Kami sudah memantau di beberapa perusahaan dan ada pekerja yang dirumahkan hingga di PHK,” katanya.
Budiyana mencontohkan salah satu perusahaan di Desa Baleharjo, Kecamatan Wonosari, bersiap mem-PHK karyawannya. Kebijakan ini diambil karena usaha lesu karena hasil produksi yang seharusnya bisa diekspor tidak berjalan dengan baik. “Tujuan ekspor hasil produksi perusahaan ini ke Korea dan China, tetapi karena ada wabah Covid-19 maka permintaan berkurang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Taman Kuliner Wonosari diperluas dengan pembangunan 90 kios senilai Rp783,084 juta yang ditargetkan rampung awal Desember 2026.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.
Etomidate merupakan obat anestesi yang disalahgunakan dalam vape. Kenali fungsi medis, status hukumnya di Indonesia, dan risiko kesehatannya.