RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, BANTUL--Selain patroli keramaian, Satpol PP Bantul juga merrazia tempat hiburan malam dan minuman keras (miras) di kawasan wisata Parangtritis. Hasilnya, kata dia, ditemukan masih ada yang menjual miras.
“Ada beberapa barang bukti yang kami sita nanti akan diproses hukum,” kata dia, Minggu (26/4/2020). Sementara untuk tempat hiburan malam, Yulius mengaku sejauh ini tidak ada yang buka.
Satpol PP bersama Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Desa Parangtritis ikut memantau aktivitas di kawasan Parangtritis dan Parangkusumo. Bahkan malam Jumat Kliwon lalu ikut menghalau pengunjung di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis.
Kepala Dusun Mancingan, Handri Sarwoko, mengatakan warga masih menemukan beberapa wisatawan yang berkunjungdi kawasan pantai pada Minggu pagi.
Sebab, menurut dia, meski surat edaran penutupan objek wisata di Parangtritis masih berlaku, namun gerbang TPR masih terbuka dan hanya ditutup sehari menjelang masuk Ramadan untuk menghalau pengunjung yang akan melakukan padusan. Saat ini kembali dibuka untuk akses warga dan ada sejumlah wisatawan yang memanfaatkannya. “Akhirnya kami berinisiatif menutup jalan menuju pantainya,” kata Handri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Simak jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 per perjalanan.
Kementerian Pariwisata mengusulkan bebas visa bagi tujuh kelompok wisatawan berdasarkan jumlah kunjungan, belanja wisata, dan keberlanjutan pasar.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 26 Juni 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Apindo menilai DSI dapat memperkuat pengawasan ekspor dan menekan praktik under invoicing tanpa menambah beban administratif pelaku usaha.
Wakil Gubernur DIY Paku Alam X mengusulkan seluruh jamaah haji DIY menggunakan e-paspor untuk mempercepat layanan imigrasi dan meningkatkan kenyamanan.