Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Petugas menurunkan gula untuk diambil LPMK, dalam operasi pasar di Balai Kota Jogja, Senin (4/5/2020)./Harian Jogja-Lugas Subarkah\n
Harianjogja.com, JOGJA—Sebagai upaya untuk menstabilkan harga gula yang sampai saat ini di pasaran masih sekitar Rp17.000, Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja kembali menggelar operasi pasar di Balai Kota Jogja, Senin (5/4/2020). Sebanyak dua ton gula disediakan dalam operasi pasar ini.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, menjelaskan seperti operasi pasar pertama pada Rabu (22/4/2020) lalu, warga diwakilkan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) untuk mengambil gula di Balaikota Jogja. "Nanti LPMK yang mendistribusikan ke warga," ujarnya.
Harga gula yang dijual dalam operasi pasar ini sesuai harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp12.500 per kilogram. Masing-masing kelurahan mendapat jatah sebanyak 44 kilogram, naik 10 kilogram dari operasi pasar sebelumnya yakni 33 kilogram.
Berdasarkan evaluasi dari operasi pasar sebelumnya, penurunan harga gula di pasaran belum sesuai yang ditargetkan, yakni hanya sekitar Rp500. Maka operasi pasar tidak cukup hanya sekali, tapi perlu terus dilakukan.
Operasi pasar juga akan digelar kembali menjelang lebaran mendatang, sehingga diharapkan pada saat lebaran harga gula bisa kembali normal. "Dengan operasi pasar juga mempermudah distribusi karena LPMK langsung mengambil dan bayar ditempat," ujar dia.
Terkait dengan stok pangan, dia mengungkapkan di Kota Jogja masih mencukupi hingga tiga sampai empat bulan ke depan. Meski selama Ramadan ada lonjakan permintaan, dari distributor dan pedagang besar telah memastikan stok harian aman.
Staf Bagian Pemasaran Pabrik Gula Madukismo, Bambang Winarso, mengatakan penyediaan gula untuk operasi pasar kali ini diambil dari stok impor. "Sudah dapat izin dari pemerintah untuk impor, kami sudah impor 10.000 ton," ungkapnya.
Dia menuturkan Madukismo sampai saat ini belum memasuki masa giling akibat pandemi Corona. Dengan pembatasan sosial dan fisik pihaknya kesulitan mengumpulkan dan mengoperasionalkan pekerja. “Penggilingan biasanya mulai April. Karena mundur, dia menargetkan mulai masa giling setelah Lebaran,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Manunggal Fair 2026 di Alun-Alun Wates menargetkan 312 tenant dan 100.000 pengunjung. Panitia menegaskan komitmen mencegah pungli.
Timnas voli putri Indonesia akan menghadapi Taiwan dalam perebutan peringkat kelima Asian Games 2026 setelah Taiwan mengalahkan Kazakhstan 3-2.
WhatsApp mulai menggulirkan tombol pencarian langsung di chat iPhone. Simak cara kerja shortcut, dukungan untuk grup dan channel, serta cara mencarinya.
Mobil yang sering terpapar matahari berisiko mengalami kerusakan pada interior, cat, ban, baterai, dan elektronik. Simak dampak serta cara menguranginya.
Rapat paripurna dibuka dan terbuka untuk umum, agenda paripurna kemudian dilanjutkan dengan penyampaian laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Magelang