Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Bupati Bantul Suharsono berfoto bersama jajaran Forkompimda Bantul di depan tenda dapur umum yang didirikan di kawasan Pasar Seni dan Wisata Gabusan (PSWG), Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Bantul, Rabu (6/5/2020)./Istimewa-Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Kodim 0729 Bantul dan Kepolisian Resor (Polres) Bantul beserta Tagana dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mendirikan dapur umum bagi warga terdampak Covid-19.
Sebanyak 1.000 kotak nasi beserta lauk pauk diproduksi setiap harinya dari dapur umum yang didirikan di kawasan Pasar Seni dan Wisata Gabusan (PSWG), Desa Timbulharjo, Kecamatan Sewon, Bantul tersebut. Nasi kotak tersebut kemudian didistribusikan ke rumah warga melalui anggota Babinsa TNI dan Bhabinkamtibmas Polri yang ada di desa-desa.
Pada hari pertama menu nasi kotak adalah nasi, ayam, sayur, dan buah. Rencananya menu berikutnya juga berganti. “Mudah-mudahan dengan didirikannya dapur umum ini dapat membantu warga yang terkena dampak Covid-19,” kata Komandan Kodim 0729 Bantul, Letnan Kolonel Didi Carsidi, Rabu (6/5/2020).
Didi mengatakan dapur umum hanya beroperasi selama tiga hari dan setiap harinya membuat 1.000 porsi nasi lengkap dengan lauk dan sayur. Anggaran yang digunakan selama beroperasinya dapur umum tersebut sekitar Rp25 juta. Dana tersebut berasal dari anggaran Pemkab Bantul.
Dia memastikan anggaran tersebut sepenuhnya digunakan untuk kebutuhan dapur umum. Sementara total personel yang diterjunkan untuk membantu di dapur umum tersebut adalah 30 personel dari Kodim 0729 Bantul, 40 personel dari Polres Bantul dan 20 personel dari Tagana dan BPBD Bantul.
Bupati Bantul Suharsono berharap keberadaan dapur umum tersebut dapat sedikit meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19, khususnya warga yang kurang mampu. Ia juga menilai menu yang disiapkan cukuo memenuhi gizi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.