Semrawut, Penyaluran BST di Kulonprogo Abaikan Protokol Kesehatan

Kerumunan masyarakat yang hendak mencairkan BST di Gedung Kesenian Wates, Kapanewon Wates, Sabtu (9/5/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
09 Mei 2020 15:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Bantuan sosial tunai (BST) dampak pandemi COVID-19 oleh Kementrian Sosial RI disalurkan melalui layanan POS Indonesia kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Kulonprogo, Sabtu (9/5/2020). Penyaluran yang digelar di Gedung Kesenian, Kapanewon Wates, ini berlangsung tanpa mengindahkan protokol kesehatan.

Hal itu terlihat dengan adanya kerumunan di gedung tersebut. Saking ramainya para KPM yang datang sejak pukul 08.00 WIB untuk mencairkan bantuan berupa uang sebesar Rp600.000 itu bahkan saling berdesak-desakan. Mereka mengabaikan anjuran untuk jaga jarak atau physical distancing. Beberapa di antaranya juga terlihat tidak mengenakan masker.

Untuk menghindari kerumunan yang semakin banyak, pintu gerbang Gedung Kesenian akhirnya ditutup dan pencairan hanya dilakukan untuk warga yang sudah datang dan tengah mengantri. Sedangkan KPM yang belum tiba, dijadwalkan pukul 14.00 WIB.

Adapun pencairan BST ini, dilaksanakan oleh PT Pos Cabang Wates bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kulonprogo. Jumlah penerimanya sekitar sekitar 1.200 KPM yang tersebar dari 6 kalurahan yang ada di Kapanewon Wates.

Kepala PT Pos Cabang Wates, Irwan Agus Susilo tak menampik kondisi semrawut itu. Namun ia menegaskan jika pihaknya sudah berupaya menerapkan protokol kesehatan selama berlangsungnya pembagian BST. Hanya saja diakui Irwan, tingginya antusias masyarakat membuat anjuran seperti jaga jarak, tidak dihiraukan.

“Sebenarnya sudah kami jadwal, atur jamnya tetapi warga tetap datang bersamaan sehingga terjadi kerumunan,” ucap Irwan, ditemui di sela-sela penyaluran BST, Sabtu siang.