UGM Soroti Kenakalan Remaja, Arie Sujito Ajak Siswa Tolak Kekerasan
Arie Sujito mengajak siswa SMA/SMK di DIY menolak kekerasan, narkoba, dan senjata tajam dalam deklarasi penanganan kenakalan remaja.
Ruas Tol Solo-Jogja-NYIA Kulonprogo. Istimewa - Jasamarga
Harianjogja.com, SLEMAN—Pembebasan lahan Tol Jogja–Solo Seksi 3 Sleman–Kulonprogo masih berproses dengan usulan ganti rugi warga terdampak yang telah diajukan ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN).
Proyek strategis nasional tersebut kini memasuki tahap menunggu persetujuan pembayaran sebelum dana disalurkan kepada masyarakat. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) memastikan proses pengadaan tanah tetap berjalan, termasuk jalur arah Wates yang menjadi bagian penting pembangunan tol Jogja–Solo menuju Kulonprogo.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Jalan Tol 1.19, Dian Ardiansyah, menjelaskan pembebasan lahan Tol Jogja–Solo Seksi 3 Sleman–Kulonprogo tetap diproses sesuai tahapan yang berlaku. Seluruh usulan penggantian kerugian telah diajukan ke LMAN dan tinggal menunggu persetujuan akhir sebelum pembayaran dilakukan kepada warga.
"Kami ajukan juga [pembebasannya]. Kami tetap yang arah ke Wates itu sekarang sudah ada di LMAN dan tinggal menunggu ACC dan pembayaran," kata Dian, Kamis (19/2/2026).
Ia menambahkan, apabila persetujuan telah diterbitkan, pembayaran Uang Ganti Kerugian (UGK) akan segera direalisasikan kepada masyarakat terdampak proyek tol Jogja–Solo tersebut.
"Nanti kalau sudah ada kita tinggal kami bayarkan ke masyarakat. Tapi dari kami tetap mengajukan itu karena memang alhamdulillah dananya ada," ujarnya.
Berdasarkan ketersediaan anggaran, Dian optimistis pembebasan lahan Tol Jogja–Solo Seksi 3 Sleman–Kulonprogo dapat diselesaikan, khususnya pada wilayah Sleman. Selain itu, terdapat tambahan kebutuhan lahan di kawasan Tirtomartani akibat perubahan desain proyek.
"Insyaallah bisa sampai selesai. Sleman bisa sampai selesai khususnya yang Seksi 3 itu dan juga penambahan yang ada di Tirtomartani nanti. Karena Tirtomartani itu kan ada perubahan desain, jadi ada penambahan lahan di situ," katanya.
Perubahan desain tersebut menyebabkan adanya kebutuhan lahan tambahan sehingga proses pengadaan tanah masih terus berjalan bersamaan dengan tahapan administrasi di LMAN. Pembebasan lahan Tol Jogja–Solo Seksi 3 Sleman–Kulonprogo menjadi salah satu faktor kunci percepatan pembangunan infrastruktur konektivitas Jogja menuju wilayah barat DIY hingga Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arie Sujito mengajak siswa SMA/SMK di DIY menolak kekerasan, narkoba, dan senjata tajam dalam deklarasi penanganan kenakalan remaja.
Koperasi Merah Putih di DIY berkembang sesuai kebutuhan warga, mulai dari distribusi pupuk hingga pemasok sembako dan UMKM.
Munja menargetkan ekspor kendaraan pemadam kebakaran mulai 2027 setelah menguasai 35% pasar domestik dan membidik pangsa pasar 70%.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta melantik pengurus Baguna periode 2025-2030 sekaligus menggelar simulasi penyelamatan korban bencana di Sungai Gajahwong.
Sebanyak 22 mahasiswa dari 17 negara belajar pengelolaan sampah perkotaan secara langsung di Kelurahan Terban dan Baciro, Kota Jogja.
Geopark Ijen akan menjalani revalidasi UNESCO pada 3-7 Agustus 2026 untuk mempertahankan status green card yang diraih sejak 2023.