Pantai Drini Diusulkan Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
Pemkab Gunungkidul optimistis Kampung Nelayan Merah Putih dibangun di Pantai Drini. Lahan 2 hektare disiapkan dengan potensi bantuan hingga Rp22 miliar.
Warga bersama tim dari BPBD Gunungkidul mengevakuasi material tanah longsor yang menutup jalan antardusun di Desa Tegalrejo, Kecamatan Gedangsari, Selasa (10/3/2020)./Istimewa/Dokumen BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–DPRD Gunungkidul mendorong peran BPBD dalam upaya penanganan bencana di Bumi Handayani. Salah satu dukungan dengan mendorong agar tipe organisasi perangkat daerah ditingkatkan dari kelas B menjadi kelas A.
Ketua Komisi A DPRD Gunungkidul, Ery Agustin Sudiyanti, mengatakan peningkatan status BPBD Gunungkidul dari tipe A menjadi B sangat dibutuhkan agar lebih efektif lagi dalam upaya penanganan dan mitigasi kebencanaan. Terlebih, kata dia, ancaman bencana yang terjadi juga semakin meningkat dari waktu ke waktu. “Kami siap mendukung. Tetapi untuk perencanaan harus dilaksanakan dengan cermat dan efektif agar target yang dicanangkan bisa direalisasikan sehingga kinerja yang dimiliki semakin baik,” katanya, Rabu (13/5/2020).
Dia menjelaskan dorongan untuk meningkatkan status kelembagaan BPBD sudah dituangkan dalam catatan saat pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Bupati Tahun Anggaran 2019. Diharapkan catatan tersebut bisa dilaksanakan sehingga penanganan masalah kebencanaan bisa lebih dioptimalkan. “Kenapa kami ingin status BPBD ditingkatkan, salah satu faktornya karena area cakupan wilayah yang luas,” kata Ery.
Penguatan peran dari BPBD tidak hanya dalam bentuk kelembagaan, tetapi juga didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai contoh, keberadaan alat deteksi dini bencana hingga saat ini tidak optimal sehingga butuh dukungan agar dapat befungsi dengan baik. “Banyak yang rusak. Jadi, itu harus diperhatikan karena alat deteksi ini bisa menjadi tanda awal saat akan terjadi suatu bencana,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul optimistis Kampung Nelayan Merah Putih dibangun di Pantai Drini. Lahan 2 hektare disiapkan dengan potensi bantuan hingga Rp22 miliar.
BPJS Kesehatan Wilayah VI memperkuat layanan JKN di Jateng-DIY melalui skrining, kesehatan mental, dan inovasi digital berbasis AI.
Daftar kuda hitam Piala Dunia 2026 paling berbahaya: Maroko, Jepang, Norwegia hingga Turki berpotensi bikin kejutan besar di turnamen.
Taj Yasin mendorong SPPG MBG di Jateng menyerap telur peternak lokal untuk memperkuat ekonomi daerah dan stabilisasi harga pangan.
Satpol PP Bantul menertibkan reklame tak berizin dan menunggak pajak di Sedayu hingga Kasihan untuk tingkatkan PAD dan keselamatan jalan.
Tecno POVA 8 resmi debut dengan baterai 8000 mAh, layar Alive Matrix, Dimensity 7100, harga mulai Rp5 jutaan.