Gempa Sigi: 787 Rumah Rusak, 1 Warga Meninggal, 1.412 Jiwa Terdampak
Gempa M6,7 di Sigi rusakkan 787 rumah, 1 warga meninggal, ribuan terdampak. Ini data lengkap BPBD dan langkah penanganan.
Didi Kempot. /Antara Foto-Muhammad Adimaja
Harianjogja.com, SLEMAN - Pada Sabtu (16/4/2020) mendatang, Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Sleman akan menggelar acara Karuh Budaya Dalam Tembang (Kadang) karya almarhum Didi Kempot dengan topik "Guyub Rukun Membangun Masyarakat Sleman yang Berbudaya di Masa Pandemi Covid-19". Acara akan dilaksanakan jam 21.00 WIB.
"Acara ini dikemas dalam bentuk online atau daring. Mengingat pada masa pandemi Covid-19 saat ini acara apapun harus memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditentukan, sehingga metode online/streaming ini merupakan upaya yang tepat untuk dilakukan pada saat ini," kata Kepala Disbud Kabupaten Sleman Aji Wulantara di Sleman, Kamis (14/6/2020).
Menurut dia, awalnya acara "Kadang" ini akan dilaksanakan pada Kamis, 7 Mei 2020, namun dikarenakan tokoh legendaris campursari Didi Kempot tutup usia pada 5 Mei 2020, dengan terpaksa mundur pada 16 Mei 2020.
"Hal tersebut dikarenakan memang kemasan "Kadang" dikaitkan dengan lantunan tujuh lagu karya Didi Kempot," katanya.
Ia mengatakan pengunduran pelaksanaan acara ini dimaksudkan sebagai penghormatan sekaligus untuk mengenang jasa almarhum Didi Kempot dalam menumbuhkembangkan tembang Jawa, khususnya campursari.
"Diharapkan kadang budaya dan semua kalangan masyarakat dapat memakluminya," katanya.
Dalam kesempatan tersebut Aji Wulantara akan melantunkan tujuh lagu karya Didi Kempot yang telah menasional, bahkan menginternasional, serta mengeksplorasi tata nilai Budaya Jawa untuk pemahaman semua pihak.
Termasuk didalamnya bagaimana upaya untuk menghadapi wabah Covid-19 dalam perspektif budaya lokal.
"Harapannya seluruh lapisan masyarakat dapat memaklumi adanya wabah Covid-19 ini sebagai sebuah ujian dari Yang Maha Kuasa kepada umat manusia untuk kemudian menghadapinya dengan tabah dan menaati segala imbauan pemerintah terkait protokol kesehatan," katanya.
Acara yang dipandu oleh Anggota Tim Diplomasi Budaya Kabupaten Sleman Maya Shyla Swagerina tersebut dilaksanakan secara santai dan hanya menghadirkan jajaran pimpinan Dinas Kebudayaan, yakni Sekretaris Dinas dan para Kepala Bidang.
"Diharapkan para \'Sobat Ambyar\' dan kadang budaya dimana pun berada dapat bergabung dan berpartisipasi dalam acara tersebut melalui Channel Youtube Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman serta bisa langsung berkomentar, like, subscribe dan share," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gempa M6,7 di Sigi rusakkan 787 rumah, 1 warga meninggal, ribuan terdampak. Ini data lengkap BPBD dan langkah penanganan.
Jadwal Macau Open 2026 hari ini, tujuh wakil Indonesia termasuk Bagas Shujiwo, Leo/Daniel dan Tiwi/Fadia berburu tiket perempat final.
Lima kebiasaan sehari-hari seperti duduk terlalu lama, kurang tidur, dan konsumsi garam berlebih dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Cadence memperkenalkan ChipStack AI Super Agent Level-5 yang mampu merancang dan memverifikasi chip secara mandiri hingga 40 kali lebih cepat.
McLaren dan Red Bull mengajukan banding ke FIA setelah penalti Pierre Gasly di GP Monako 2026 dibatalkan akibat kesalahan sistem pit lane.
Kegiatan ini menjadi “magnet” bagi para komunitas dan konsumen pencinta Honda Vario untuk merayakan kebersamaan dan mempererat solidaritas.