Advertisement
Begini Cara Waria Kulonprogo Mengenang Didi Kempot

Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO - Kepergian sang maestro campursari Didi Kempot meninggalkan kesedihan mendalam di hati para penggemarnya. Kesedihan itu dilampiaskan dengan beragam hal oleh para fans, tak terkecuali komunitas Waria Kulonprogo (Warkop).
Warkop punya cara tersendiri meluapkan rasa kepergian sang maestro. Para waria memilih untuk lakukan aksi sosial dengan bagi-bagi masker kain ke sejumlah pengunjung di kompleks Alun-alun Kulonprogo. "Kami sangat sedih atas kehilangan mas Didi," ucap salah satu waria Ike Wikwik Ambyar.
Advertisement
Ike punya pengalaman tak terlupakan dengan almarhum. Bagaimana mungkin Ike akan lupa saat di 2019 dia tidak hanya bertemu dengan sang maestro, melainkan diajak duet bersama. "Enggak terlupakan, duet bareng bersama mas Didi Kempot langsung di atas panggung disaksikan ribuan penonton," ucapnya.
Di mata Ike, mendiang Didi Kempot adalah pribadi yang sangat ramah. Ia ingat betul pertemuannya 2019 di belakang panggung, Ike yang sedang duduk di ruang tunggu lebih dahulu disapa oleh maestro campursari itu. "Loh mbak ambyar to," ujar Ike menirukan bagaimana Didi Kempot menyapa dirinya.
Setelah sapaan itu, Ike mengaku lama berbincang dengan sang maestro, membicarakan berbagai hal. "Sangat baik dan ramah orangnya waktu ngobrol, low-profile tidak sombong sama sekali, terus waktu mau naik panggung saya dikasih kode untuk ikut duet di akhir lagu Pamer Bojo," kata Ike.
Keramahtamahan Didi Kempot tidak berakhir di momen itu, sang mega bintang bahkan tak sungkan mengajak Ike untuk duet kembali di sebuah acara di Malang. "Sayang sekali, waktu itu kebetulan saya ada acara sehingga enggak bisa ikut, sedih rasanya," ujar Ike.
Untuk kenang mendiang Didi Kempot, Ike bersama rekan-rekannya di Warkop sepakat lakukan aksi sosial membagikan masker. Hal itu dilakukan sembari menyanyikan lagu-lagu hits milik mendiang.
Memakai kaus bertuliskan "Selamat Jalan Didi Kempot" sembari membawa sebuah bingkai dengan gambar almarhum, Warkop meluapkan kehilangan mendalam atas kepergian sang maestro itu. "Inti acara ini adalah untuk mengenang beliau, kenapa membagikan masker, karena sekarang masih dalam situasi Corona," jelasnya.
Aksi sosial kenang Didi Kempot dengan membagikan masker ini disambut baik oleh para pengunjung Alun-alun Kulonprogo. Indah Rahayu salah satu pengunjung yang mendapat masker mengaku senang dan mengapresiasi atas kegiatan yang dilakukan para waria Kulonprogo ini.
Ike dan rekan-rekannya di komunitas Warkop mungkin tidak ikut menghantarkan mendiang sang maestro di peristirahatan terakhir. Di tengah pandemi, mereka tidak ikut berdesakan di rumah duka dan pemakaman. Hanya sedikit hal kecil yang mereka bisa lakukan, Warkop menghaturkan rasa bela sungkawa dengan berbagi untuk sesama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Prakiraan Cuaca Hari Ini Jumat 4 April 2025, Mayoritas Wilayah Indonesia Hujan dan Berawan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
- BPBD Bantul Imbau Warga Waspadai Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem hingga 4 April 2025
- Baru Ada 70 Katering di Sleman Memiliki Bukti Pengolahan Pangan Aman
- Antrean Kendaraan Nyasar di Perkampungan di Kalasan Sleman Akibat Ikuti Google Maps
Advertisement
Advertisement