Pesan Sri Sultan Soal Covid-19: Membuka Misteri Ilahi, Menggapai Keberkahan

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X Berbicara soal penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2. - Ist/Youtube Humas Jogja
18 Mei 2020 20:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Jogja Sri Sultan HB X kembali menyapa masyarakat melalui Sultan Menyapa #6, berjudul Membuka Misteri Ilahi, Menggapai keberkahan.

Dalam edisi kali ini, Sri Sultan HB X menyampaikan bagaimana dalam kondisi pandemi covid-19, kita mampu menemukan pengetahuan baru yang sebelumnya masih merupakan misteri Ilahi.

Menurutnya, di balik apa yang sedang menimpa masyarakat saat ini, terdapat hikmah dari Yang Maha Kuasa, yakni berupa ilmu pengetahuan medis. “Kini kita bisa membaca teks alami yang selama ini masih misteri. Mereka yang awam pun muncul kreativitasnya untuk bertahan hidup,” ujarnya.

Di samping itu, dengan kondisi saat ini, kita juga semakin sadar pada lingkungan tempat ita hidup, lebih peduli pada sesame manusia melintasi batas negara, agaman, ras dan perbedaan lainnya yang dulu memisahkan manusia. “Perbedaan dimana kita dulu terpenjara di dalamnya,” katanya.

Keberhasilan kita dalam melawan Covid-19 ditentukan dari bagaimana ikhtiar dari diri kita masing-masing untuk bersama berupaya memutus rantai penyebaran covid-19. Sejumlah upaya yang telah dilakukan mulai dari menggunakan ilmu pengetahuan, teknologi medis, diiringi kebiasaan memakai masker, cuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan.

Meski demikian upaya itu masih belum cukup. Keberhasilan hanya bisa dicapai jika kita dapat menghambat merambatnya virus melalui transmisi lokal dengan cara isolasi lokal pula. “Saya yakin jika semua ikhtiar itu didukung dengan semangat saiyeg saeka kapti dengan menajamkan naluri dan mengasihi sesame,” ujarnya.

Dengan ikhtiar yang kuat, selalu ada harapan untuk berhasil mengatasi pandemi covid-19. Meski perjuangan masih panjang lanjutnya, masa depan bak biru Nirmala akan menjelang tiba. Kita harus yakin masa depan yang cerah akan datang, dimana kita bisa kembali berkumpul bersama sahabat, kerabat dan keluarga tanpa dibatasi jarak.

Di waktu kita tengah menjelang datangnya malam seribu bulan pada 10 malam terakhir Bulan Ramadan ini, ia mengajak kita semua untuk bersama berdoa semoga keberkahan dan keutamaannya dianugerahkan kepada kita semua, dengan menyingkirkan wabah inii dari bumi Nusantara. “Insya Alloh, jika kita berikhtiar,” ucapnya.