Kemarau, Ratusan Telaga di Gunungkidul Mengering
DPUPRKP Gunungkidul mencatat hampir 90% telaga di Bumi Handayani kondisinya mengalami sedimentasi akut. Akibatnya fungsi jadi tidak optimal sehingga mengering.
Sejumlah petani memanen kedelai Dena-1 di Dusun Sri Koyo, Desa Bleberan, Kecamatan Playen, Kamis (2/5/2019)./Harian Jogja-Rahmat Jiwandono
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Kelompok Tani Rukun Tani di Dusun Kepek I, Banyusoco, Playen, Gunungkidul melakukan panen raya kedelai untuk masa tanam kedua. Adapun luas lahan yang dipanen mencapai 90 hektare.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, pihaknya ikut hadir dalam kegiatan panen raya kedelai di Dusun Kepek I. Menurut dia, panen ini patut diapresiasi karena luas lahan yang ditanam terus mengalami penyusutan. “Hasilnya baik karena setelah melalui ubinan panen bisa mencapai 1,4 hingga 2,1 ton per hektarenya,” kata Bambang kepada wartawan, Kamis (14/5/2020).
Dia menjelaskan, kedelai yang ditanam berada di kawasan Bagian Daerah Hutan (BDH) Petak 92. Total luasan yang ditanam mencapai 90 hektare. Adapun proses penanaman, pemerintah ikut membantu benih untuk penanaman seluas 60 ha. Sedangkan sisanya 30 ha merupakan hasil swadaya dari masyarakat.
Disinggung mengenai harga jual, Bambang mengakui harganya masih baik. Hal ini dikarenakan harga jual di kisaran Rp8.000 per kilonya. “Dari panen ini petani bisa mendapatkan penghasilan maksimal Rp1,5 miliar,” ungkapnya.
Lebih jauh dikatakan dia, pemkab terus melakukan upaya agar minat petani menanam kedelai bisa meningkat. Guna mendorong minat tersebut, dinas pertanian dan pangan rutin memberikan bantuan berupa benih untuk penanaman. “Ya untuk pangsa pasar tidak ada masalah karena kedelai bisa digunakan untuk bahan baku pembuatan tahu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPRKP Gunungkidul mencatat hampir 90% telaga di Bumi Handayani kondisinya mengalami sedimentasi akut. Akibatnya fungsi jadi tidak optimal sehingga mengering.
Menlu Sugiono menanggapi kritik Dino Patti Djalal soal kunjungan luar negeri Prabowo dan menegaskan diplomasi Indonesia membawa manfaat nyata.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 4 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan 12 perjalanan setiap hari.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 4 Juni 2026. Kereta pertama berangkat pukul 05.05 WIB dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000.
Komisi III DPR mendukung Kejagung mengusut tuntas dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis yang menyeret mantan petinggi BGN.
Pelaku pencurian rokok di minimarket Sentolo mengaku anggota Resmob karena terobsesi menjadi polisi. Atribut dibeli secara daring.