Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Jumlah kasus positif Corona di Gunungkidul bertambah dua kasus. Namun di sisi lain juga ada penambahan dua pasien yang dinyatakan sembuh.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, dua tambahan kasus positif ini berasa dari Kecamatan Nglipar dan Patuk. Tambahan kasus ini maka jumlah total mencapai 34 kasus positif.
Menurut dia, dua tambahan kasus ini bukan berasal dari rapid test massal yang saat ini masih berlangsung. Dewi mengungkapkan, satu kasus yang berasal dari Kecamatan Nglipar merupakan pendatang dari luar daerah, sedangkan kasus di Kecamatan Patuk merupakan tenaga medis di Kota Jogja.
Meski ada tambahan kasus, namun di saat bersamaan juga ada penambahan pasien sembuh sehingga total ada 25 orang. Pasien yang dinyatakan sehat berasal dari Kecamatan Semanu. “Jadi yang dirawat tetap ada delapan pasien karena positif Corona,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.