25 Kasus Bunuh Diri, Puskesmas di Gunungkidul Nihil Layanan Psikologi
Seluruh puskesmas di Gunungkidul belum memiliki layanan kesehatan jiwa karena keterbatasan anggaran, padahal kasus bunuh diri telah mencapai 25 kasus.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Jumlah kasus positif Corona di Gunungkidul bertambah dua kasus. Namun di sisi lain juga ada penambahan dua pasien yang dinyatakan sembuh.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, dua tambahan kasus positif ini berasa dari Kecamatan Nglipar dan Patuk. Tambahan kasus ini maka jumlah total mencapai 34 kasus positif.
Menurut dia, dua tambahan kasus ini bukan berasal dari rapid test massal yang saat ini masih berlangsung. Dewi mengungkapkan, satu kasus yang berasal dari Kecamatan Nglipar merupakan pendatang dari luar daerah, sedangkan kasus di Kecamatan Patuk merupakan tenaga medis di Kota Jogja.
Meski ada tambahan kasus, namun di saat bersamaan juga ada penambahan pasien sembuh sehingga total ada 25 orang. Pasien yang dinyatakan sehat berasal dari Kecamatan Semanu. “Jadi yang dirawat tetap ada delapan pasien karena positif Corona,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seluruh puskesmas di Gunungkidul belum memiliki layanan kesehatan jiwa karena keterbatasan anggaran, padahal kasus bunuh diri telah mencapai 25 kasus.
Ramon Tanque tak masuk skuad Persib 2026-2027. Manajemen menyebut penyerang Brasil itu sedang dalam proses peminjaman.
Cek desil beasiswa 2026 untuk PIP, KIP Kuliah, LPDP Prasejahtera, dan KJMU serta ketahui jalur alternatif KIP Kuliah.
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Cara membatalkan langganan ChatGPT di web, iPhone, dan Android tanpa menghapus akun maupun riwayat percakapan.
Jadwal bola malam ini 25-26 Agustus 2026 menghadirkan Liga Champions, Al-Ettifaq vs Al-Nassr, serta Valencia vs Real Betis.