Kekurangan Murid, 4 SD di Gunungkidul Dikaji untuk Digabung
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji penggabungan empat SD yang kekurangan murid setelah lima sekolah lebih dulu menjalani regrouping pada 2026.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Jumlah kasus positif Corona di Gunungkidul bertambah dua kasus. Namun di sisi lain juga ada penambahan dua pasien yang dinyatakan sembuh.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, dua tambahan kasus positif ini berasa dari Kecamatan Nglipar dan Patuk. Tambahan kasus ini maka jumlah total mencapai 34 kasus positif.
Menurut dia, dua tambahan kasus ini bukan berasal dari rapid test massal yang saat ini masih berlangsung. Dewi mengungkapkan, satu kasus yang berasal dari Kecamatan Nglipar merupakan pendatang dari luar daerah, sedangkan kasus di Kecamatan Patuk merupakan tenaga medis di Kota Jogja.
Meski ada tambahan kasus, namun di saat bersamaan juga ada penambahan pasien sembuh sehingga total ada 25 orang. Pasien yang dinyatakan sehat berasal dari Kecamatan Semanu. “Jadi yang dirawat tetap ada delapan pasien karena positif Corona,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mengkaji penggabungan empat SD yang kekurangan murid setelah lima sekolah lebih dulu menjalani regrouping pada 2026.
Bahlil Lahadalia menilai ketua umum parpol perlu melakukan tindakan nyata agar dilihat Generasi Z. Ia juga meminta kader Golkar mendengar aspirasi rakyat.
HIPMI Kulonprogo mengapresiasi program prioritas pemerintah pusat, sekaligus mendorong perluasan program untuk meningkatkan daya beli dan memperkuat UMKM daerah
Bakom menghormati aksi Greenpeace di Bundaran HI. Pemerintah menyiapkan stimulus Rp26,34 triliun dan memperkuat penanganan krisis iklim.
Cek jadwal perpanjangan SIM Sleman 21 Oktober 2026 di MPP Kabupaten Sleman, lengkap dengan jadwal Satpas, SIMMADE, dan layanan malam.
UNESA menjuarai Campus League 2026 Futsal Regional Surabaya setelah mengalahkan UM 2-0. Kompetisi berlanjut ke Yogyakarta pada 20-27 Oktober.