WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menyalami warga satu per satu saat open house syawalan Lebaran 2019 di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Senin (10/6/2019)/Harian Jogja-Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA-Berbeda dengan Lebaran tahun-tahun sebelumnya, dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY meniadakan kegiatan halalbihalal dan open house syawalan bersama Gubernur dan Wakil Gubernur DIY.
Wakil Ketua Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY, Biwara Yuswantana, menjelaskan ditiadakannya halalbihalal dan open house syawalan ini sesuai anjuran pemerintah Pusat untuk menghindari kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumunan.
"Penyebaran virus covid-19 harus tetap diwaspadai dengan tidak mengadakan kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan, termasuk halal bi halal dan syawalan. Sebisa mungkin protokol kesehatan tetap ditaati,” ujarnya, Selasa (26/5/2020).
Menurutnya, medua kegiatan ini akan mengumpulkan masa dengan mobilitas pengunjung yang beraneka ragam. "Kita tidak bisa menebak mana yang terjangkiti virus, karena bisa saja terjangkiti tapi tanpa gejala. Lebih baik melakukan pencegahan," kata dia.
Ia menuturkan yang terpenting pada saat ini adalah tetap menerapkan Pola Hidup
Bersih dan Sehat (PHBS) serta menunda bepergian keluar rumah kecuali untuk sesuatu yang sangat penting. Jika berada di luar rumah, hendaknya selalu mengenakan masker dan rajin untuk mencuci tangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
OJK menyebut scam digital mengancam kepercayaan publik. Hingga Juni 2026, IASC menerima lebih dari 608.000 laporan dengan Rp674 miliar berhasil diamankan.
Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, sekitar 13 kilometer dari lokasi kejadi
Kemendikdasmen menyampaikan masukan kepada BGN untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, termasuk distribusi dan sasaran penerima.
Kemenaker menaikkan Program Magang Nasional Angkatan II menjadi 150.000 peserta pada 2026 dan memperluas akses bagi lulusan profesi dan penyandang disabilitas.
Dua bayi ditemukan di Solo dalam sehari. Pemkot Solo dan Polresta bergerak menangani kasus, sementara bayi yang selamat mendapat pendampingan.