Hampir 3.000 Warga DIY Batal Berangkat Haji Tahun Ini

Ilustrasi ibadah haji dan umrah. - JIBI
02 Juni 2020 22:17 WIB Catur Dwi Janati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Kementerian Agama Kantor Wilayah (Kanwil) DIY memastikan sebanyak 2.989 jemaah asal DIY batal berangkat haji. Kepastian tersebut menyusul Keputusan Menteri Agama (KMA) RI No.494/2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Hari pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020 M.

Kepala Kemenag Kanwil DIY, Edhi Gunawan menerangkan dari total 3.147 jemaah haji, sebanyak 2.989 jemaah telah melaksanakan pelunasan tahap dua yang seharusnya berangkat haji tahun ini.

Jumlah tersebut merupakan total jumlah jemaah haji di DIY. Secara rinci jemaah haji yang dibatalkan keberangkatannya tahun ini yakni 303 jemaah asal Kota Jogja, 927 jemaah asal Bantul, 1.102 jemaah asal Sleman, 404 jemaah asal Gunungkidul, dan 253 jemaah asal Kulonprogo.

Edhi yang dihubungi pada Selasa (2/6/2020) sore menerangkan belum ada pengaduan komplain dari jemaah atas keputusan pembatalan pemberangkatan haji tahun ini. "Kita dari awal sudah menyampaikan kemungkinan-kemungkinan yang bisa terjadi di masa pandemi Covid-19 ini, jadi sampai sekarang enggak ada yang komplain," jelasnya.

Kepala Bidang Pelaksanaan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag DIY, Sigit Warsito menerangkan bahwasanya bagi jemaah haji yang telah melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Bipih) pada tahap dua akan secara otomatis masuk daftar jemaah haji yang diberangkatkan tahun 2021. Hal itu juga memastikan calon jemaah haji di tahun-tahun berikutnya akan mengalami pengunduran keberangkatan bila tidak ada penambahan kuota jemaah haji di 2021.