SPMB 2026: Ratusan SD Gunungkidul Kekurangan Murid, 36 Penuhi Kuota
SPMB SD Gunungkidul 2026 mencatat mayoritas sekolah kekurangan murid. Hanya 36 SD yang mampu memenuhi kuota rombongan belajar.
Bupati Gunungkidul Badingah menyerahkan bantuan alat pertanian kepada perwakilan kelompok tani di Halaman Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Selasa (9/6/2020)/Istimewa/DPP Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Pemkab Gunungkidul menyalurkan puluhan alat mesin pertanian (alsintan) ke sejumlah kelompok tani. Diharapkan bantuan alat ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto, mengatakan ada sejumlah alsintan yang diberikan kepada klomtan meliputi 16 pompa air, 15 power threser atau alat perontok gabah, tiga traktor roda dua, empat handsprayer dan lima mesin pencacah rumput. “Bantuan tidak hanya dari Pemkab Gunungkidul tetapi ada yang berasal dari Pemda DIY maupun Pemerintah Pusat,” kata Bambang, Selasa (9/6).
Menurut dia, mayoritas bantuan diberikan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Diharapkan dengan alat tersebut maka pengolahan dan pemeliharaan tanaman bisa lebih dioptimalkan. “Tidak hanya untuk pertanian, kami juga memberikan bantuan alat pencacah rumput unuk kelompok peternak,” ungkapnya.
Masing-masing alat yang diberikan, menurut Bambang, memiliki fungsi yang berbeda-beda. Sebagai contoh, pemberian pompa air untuk mengantisipasi adanya kekeringan sehingga tanaman bisa tumbuh subur meskipun memasuki musim kemarau. “Kalau power threser untuk mengurangi hilangnya hasil panen khususnya gabah karena tercecer sehingga panen bisa lebih optimal,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Badingah, meminta para petani tetap bersemangat meski ada penyebaran virus Corona. “Jangan patah semangat dan tetap yakin musibah ini bisa dilalui bersama,” katanya.
Badingah mengatakan bantuan alat pertanian ini merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh petani. Ia juga berpesan agar alat-alat ini benar-benar dimaksimalkan dalam upaya meningkatkan hasil produktivitas pertanian. “Harus dimanfaatkan dengan baik dan yang tak kalah penting harus dirawat sehingga bisa terus digunakan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SPMB SD Gunungkidul 2026 mencatat mayoritas sekolah kekurangan murid. Hanya 36 SD yang mampu memenuhi kuota rombongan belajar.
Harga minyak dunia kembali melemah setelah pasar menunggu rincian kesepakatan damai AS-Iran dan pembukaan penuh Selat Hormuz.
SPMB SMA-SMK DIY 2026 memasuki tahap akhir aktivasi akun. Balai Dikmen Kulonprogo meminta siswa yang terkendala sinyal memanfaatkan bantuan sekolah.
Profil Chairul Mukmin, alumni UMY yang sukses menjadi juara SUCI 12 Kompas TV setelah melewati kegagalan, vakum, dan perjuangan panjang.
Pengibaran bendera Iran di Stadion Los Angeles saat Piala Dunia 2026 disambut meriah suporter. Iran juga sukses menahan Selandia Baru 2-2.
Penyiar senior TVRI Teddy Resmi Sari meninggal dunia pada usia 90 tahun. Sosok "Kak Teddy" dikenang sebagai pelopor penyiaran Indonesia.