Kawasan Titik Nol KM Jogja Disemprot Desinfektan

Petugas TRC BPBD DIY menyemprotkan desinfektan di kawasan Titik Nol Km Jogja, Rabu (10/6/2020). - Ist/Twitter @TRCBPBDDIY
10 Juni 2020 19:27 WIB Nina Atmasari Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Beberapa hari terakhir warga Jogja dibuat geram dengan aktivitas sejumlah orang di kawasan Malioboro hingga Titik Nol Kilometer Jogja yang mengabaikan Protokol Kesehatan pencegahan Covid-19.

Sebagai salah satu upaya membasmi virus tersebut, pada hari ini, Rabu (10/6/2020) kawasan Titik Nol Km Jogja disemprot desinfektan.

Penyemprotan dilakukan oleh tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY. Tim ini beranggotakan dari personel Brimop Polda DIY, TNI Korem 072 Pamungkas Yogyakarta serta Tim SAR DIY.

Penyemprotan dilakukan pada pukul 09.38 WIB. Sejumlah petugas yang berpakaian alat pelindung diri (APD) menyemprot kawasan utama wisata Kota Jogja tersebut.

Tak hanya lantai, petugas juga menyemprotkan desinfektan pada ornamen bola-bola, bangku dan pagar tanaman di kawasan tersebut. Sterilisasi tersebut dilakukan dari depan Gedung Agung hingga Titik Nol.

Berdasarkan informasi yang dibagikan akun twitter @TRCBPBDDIY, disebutkan bahwa penyemprotan oleh tim tersebut pada hari ini juga dilakukan Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Jogja dan RS Ludira Husada.

Pada hari yang sama, tim dari BPBD DIY tersebut dibagi dua. Tim lain melakukan penyemprotan desinfektan di RS Hidayatullah, RS Pratama dan RSUD Kota Jogja.

Untuk diketahui, Kepala Satpol PP DIY, Noviar Rahmad, mengatakan pada Sabtu (6/6/2020) malam dan Minggu (7/6/2020) terjadi keramaian yang didominasi oleh pengguna sepeda di sekitar Malioboro dan Titik Nol. "Cukup mengkhawatirkan karena tidak mengindahkan protokol kesehatan," ujarnya.

Hal tersebut juga disayangkan Gubernur DIY, Sri Sultan HB X. Jika masyarakat tidak mau mematuhi protokol kesehatan, bukan tidak mungkin pihaknya akan menutup Malioboro.

Sri Sultan HB X menceritakan pada saat terjadi keramaian itu, ia sedang keluar dan kebetulan lewat malioboro. “Di Malioboro mereka kongkow, duduk tanpa memakai masker. Saya sudah telfon Pak Heroe [Wakil Walikota Jogja] dan Sekda untuk menertibkan mereka yang enggak pakai masker,” ujarnya, Senin (8/6/2020).