Kecelakaan Maut di Wonosari, Pengendara Beat Tewas di Tempat
Kecelakaan maut di Wonosari, Gunungkidul menewaskan pengendara motor. Polisi masih memburu kendaraan misterius yang terlibat.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dinas PariwisaTa Gunungkidul memastikan ada lebih dari 1.000 orang yang diminta pulang saat akan masuk ke sejumlah destinasi wisata. Penghalauan dilakukan karena hingga sekarang belum ada kebijakan pembukaan objek wisata akibat pandmei Covid-19.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, upaya penghadangan terhadap calon pengunjung terlihat sejak Minggu (14/5/2020). Warga bersama-sama dengan petugas jaga Tempat Pemungutan Retribusi dan anggota TNI-Polri meminta kepada wisatawan yang akan masuk ke kawasan wisata untuk pulang ke daerah masing-masing.
"Ada penjagaaan di Pos TPR seperti Wediombo, Ngrenehan, Tepus, Nglanggeran, Baron dan JJLS. Di tempat ini banyak pengunjung yang diminta balik arah," kata Hary.
Untuk jumlah yang diminta pulang, Hary mengakui belum semua pos melaporkan. Meski demikian, ia memastikan lebih dari 1.000 orang.
"Hingga sore belum semua masuk. Tapi, contohnya di pos JJLS ada 800an orang yang diminta pulang," katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kecelakaan maut di Wonosari, Gunungkidul menewaskan pengendara motor. Polisi masih memburu kendaraan misterius yang terlibat.
Timnas Indonesia U-19 menang 2-1 atas Vietnam dan memastikan status juara Grup A Piala AFF U-19 2026 lewat gol Reno dan penalti Evandra.
Lansia berusia 75 tahun yang dilaporkan hilang di Sewon, Bantul, ditemukan meninggal dunia di area TPU Sorowajan. Polisi pastikan tak ada unsur pidana.
Pembangunan Sekolah Rakyat Batang ditargetkan dimulai Juli 2026. Kesiapan lahan dan dokumen proyek di Desa Celapar telah mencapai 99,99 persen.
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Ketua Koperasi BLN diamankan Satgas PASTI terkait dugaan penghimpunan dana ilegal dengan tawaran bunga simpanan hingga 4,17 persen per bulan.