630 Personel TNI-Polri Dikerahkan Amankan Pemilihan Lurah Serentak di Gunungkidul
Sebanyak 630 personel TNI-Polri dan 321 Linmas disiapkan untuk mengamankan Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Dinas PariwisaTa Gunungkidul memastikan ada lebih dari 1.000 orang yang diminta pulang saat akan masuk ke sejumlah destinasi wisata. Penghalauan dilakukan karena hingga sekarang belum ada kebijakan pembukaan objek wisata akibat pandmei Covid-19.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, upaya penghadangan terhadap calon pengunjung terlihat sejak Minggu (14/5/2020). Warga bersama-sama dengan petugas jaga Tempat Pemungutan Retribusi dan anggota TNI-Polri meminta kepada wisatawan yang akan masuk ke kawasan wisata untuk pulang ke daerah masing-masing.
"Ada penjagaaan di Pos TPR seperti Wediombo, Ngrenehan, Tepus, Nglanggeran, Baron dan JJLS. Di tempat ini banyak pengunjung yang diminta balik arah," kata Hary.
Untuk jumlah yang diminta pulang, Hary mengakui belum semua pos melaporkan. Meski demikian, ia memastikan lebih dari 1.000 orang.
"Hingga sore belum semua masuk. Tapi, contohnya di pos JJLS ada 800an orang yang diminta pulang," katanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 630 personel TNI-Polri dan 321 Linmas disiapkan untuk mengamankan Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul.
Presiden Prabowo menerima Mushaf Al Quran Gontor dalam perayaan 100 tahun Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo.
Satgas Operasi Damai Cartenz mengamankan lima senjata dan 30 butir amunisi dalam pengembangan kasus KKB Kodap I Mamberamo Tabi di Keerom.
DVI Polda Jatim menerima 76 data ante mortem dan mengumpulkan 42 sampel DNA keluarga korban KM Virgo Transport 8.
TikTok Shop menetapkan batas komisi dinamis maksimal Rp60.000 per item mulai 16 September 2026.
Ada lima periode long weekend pada 2027. Maret dan Mei menjadi bulan dengan rangkaian hari libur dan cuti bersama.