Advertisement
Aduan Terkait Persoalan Covid-19 di Bantul Membeludak
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL- Sebanyak 500 aduan diterima oleh posko layanan aduan bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19 dalam sepekan terakhir.
Dari jumlah tersebut, sebagian besar aduan terkait dengan bantuan sosial (bansos) yang dinilai salah sasaran.
Advertisement
Anggota Komisi B DPRD Bantul Aryunadi mengatakan, nantinya aduan tersebut akan disampaikan kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 untuk mendapatkan bansos melalui rekomendasi dari pimpinan dewan.
“Nantinya kami harapkan pimpinan dewan membuat rekomendasi ke gugus tugas atas aduan dari warga. Setelah itu, kami baru bisa bergerak,” katanya, Kamis (18/6/2020).
Ketua DPRD Bantul Hanung Raharjo mengatakan, sejauh ini telah mengirimkan surat rekomendasi ke gugus tugas atas aduan warga secara periodik.
Terakhir kali ada 175 aduan yang diserahkan oleh dewan ke Tim Gugus Tugas, Senin (15/6/2020) lalu. Sedangkan sisanya akan dikirimkan setiap pekan.
“Untuk disposisi ke pansus Covid-19 memang belum dilakukan. Nanti, dalam waktu dekat data yang ada akan kami kirim ke pansus untuk ditindaklanjuti,” ucap Hanung.
Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Helmi Jamharis mengatakan, verifikasi nama ke depan akan dilakukan. Oleh karena itu, ia belum bisa memastikan berapa anggaran yang disiapkan.
“Kami lihat nanti hasil verifikasinya,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Obituari Juwono Sudarsono: Sang Menhan Pernah Gagal Tes jadi Wartawan
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







