Diduga Jadi Korban Penipuan Pembelian Sarung Tangan Cegah Covid-19, Pekerja Seni Melapor ke Polisi

Ilustrasi sarung tangan - Pixabay
21 Juni 2020 07:57 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Seorang pekerja seni di Kota Jogja yang juga anggota Persatuan Artis Film Indonesia 56 (Parfi 56) Aiu Erlangga melaporkan dugaan penipuan pembelian sarung tangan untuk penanganan Covid-19. Korban melaporkan seorang warga Solo, Jawa Tengah berinisial AH yang menjual alat pelindung diri (APD) tersebut.

Dugaan penipuan ini telah resmi tercatat pada laporan kepolisian Polresta Jogja dengan surat tanda bukti laporan bernomor LP-B/140/VI/2020/YKA/ tertanggal 18 Juni 2020. Adapun terlapor adalah seorang berinsial AH warga Solo Jawa Tengah. Dalam kasus ini, korban mengalami kerugian Rp41,5 juta.

Kuasa Hukum Pelapor, Mustofa menjelaskan, kasus dugaan penipuan dengan korban pekerja seni itu berawal dari pembelian Alat Pelindung Diri (APD) berupa sarung tangan untuk keperluan penanganan Covid-19. Terlapor sebagai penjual telah menyepakati pembelian sarung tangan APD tersebut sesuai standar.

BACA JUGA : Terduga Penipu Kasus UD Sakinah Sleman Ajarkan Korban

“Klien kami merasa ditipu setelah melakukan pembelian sarung tangan untuk keperluan perlengkapan pelindungan Covid-19 sebesar Rp41,5 juta,” ungkapnya dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (20/6/2020).

Ia menambahkan, bentuk penipuannya adalah terlapor tidak mengirimkan barang sesuai pesanan. Sarung tangan yang dikirimkan kepada pelapor selaku pembeli tidak sesuai standar sehingga ditolak di pasaran. Akibatnya mengalami kerugian sebesar Rp41,5 juta karena transaksi secara nontunai telah dilakukan pada 4 Juni 2020 lalu.

“Pelapor sudah berupaya melakukan konfirmasi ke terlapor selaku penjual namun tidak ada respons,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Jogja AKP Riko Sanjaya saat dimintai konfirmasi melalui ponselnya terkait laporan tersebut menyatakan akan lebih dahulu mengecek laporan tersebut. “Laporannya akan saya cek dulu njeh [ya],” ujarnya.