Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Foto ilustrasi. /Reuters
Harianjogja.com, JOGJA- Impor kasus dari luar daerah kembali menambah jumlah kasus Covid-19 di DIY.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan penambahan tiga kasus positif pada Minggu (21/6/2020). Dua dari tiga kasus ini memiliki riwayat perjalanan luar daerah. Sementara untuk kasus sembuh tidak ada penambahan.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, Berty Murtiningsih, menjelaskan tiga kasus positif ini meliputi Kasus 288, laki-laki 36 tahun warga Sleman; Kasus 289, laki-laki 36 tahun warga Kota Jogja; dan Kasus 290, laki-laki 43 warga Bantul.
"Kasus 288 merupakan karyawan yang perusahaannya melakukan skrining mandiri. Karyawan tersebut reaktif kemudian dites PCR dan hasilnya positif. Kasus 289 pekerjaan di Bandung dan Kasus 290 dari Sulawesi," katanya.
Laporan ini merupakan hasil pemeriksaan pada 75 sampel dari 60 orang di tiga laboratorium, yakni BBTKL PP, FK UGM dan RSUP Sardjito. Dengan penambahan ini maka kasus positif menjadi 288 kasus, dengan 231 kasus telah sembuh.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
DPP Gunungkidul menyiapkan strategi antisipasi gagal panen saat musim kemarau dengan percepatan tanam dan benih padi umur pendek
OJK menargetkan satu Bank Umum Syariah baru hasil spin-off terbentuk pada 2026 untuk memperkuat industri perbankan syariah nasional.
Prabowo akan memberi Bintang Mahaputera kepada Kapolri Listyo Sigit dan Panglima TNI Agus Subiyanto atas kinerja dan kepemimpinan.
Dinas Kebudayaan Bantul mengajak 400 pelajar dan komunitas mengikuti program belajar keliling museum sepanjang 2026.
Samsung Galaxy A07 4G jadi HP Android terlaris dunia kuartal I/2026 versi Counterpoint, ungguli banyak pesaing di pasar global.