SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul terus berupaya memperluas jangkauan tes swab gratis untuk mempercepat penanganan penularan infeksi Covid-19. Target swab massal sampai 5.000 orang dan diperioritaskan bagi pelaku perjalanan yang tanpa gejala dan tenaga kesehatan.
Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo mengatakan tes swab massal dilakukan untuk mengetahui kepastian sebaran virus Corona di Bantul. Sebab penularan penyakit yang disebabkan SARS CoV-2 itu sempat melandai, tetapi akhir-akhir ini kembali bertambah dan didominasi pelaku perjalanan.
BACA JUGA: Kampusnya Viral dengan Tagar #UniversitasPancenNdlogok, Ini Jawaban Rektor UPN Jogja
Data pasien positif pelaku perjalanan itu diketahui melalui tes swab mandiri oleh pelaku perjalanan yang akan kembali ke perantauan. Agus khawatir potensi penularan dari pelaku perjalanan justru banyak, tetapi tidak terdeteksi karena tes swab mandiri membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
Rata-rata biaya tes swab mandiri di sejumlah rumah sakit kisaran Rp1,7 juta-Rp2,5 jutaan.
“Apakah pelaku perjalanan ini masih ada potensi besar penularan Covid-19. Kami ingin mengetahuinya, jika memang ada harus cepat dibatasi [pergerakannya],” ujar Agus, disela-sela proses tes swab massal gratis bagi pelaku perjalanan dan tenaga kesehatan di halaman kantor Dinas Kesehatan Bantul, Selasa (23/6/2020).
BACA JUGA: Mulai Rabu, Dua Pantai di Gunungkidul Sudah Dibuka untuk Umum
Dalam bulan ini ditargetkan ada 300 orang yang dites swab gratis. Dengan adanya tes swab massal, kata Agus, pihaknya bisa memetakan potensi penularan Covid-19 dan segera bisa mengambil tindakan pencegahan penularan. Tes swab gratis yang digelar Dinas Kesehatan Bantul ini bekerjasama dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) DIY. Dinas Kesehatan hanya bertanggung jawab dalam pengambilan sampel dan pengiriman spesimen. Sementara pemeriksaa sampelnya tetap dilakukan BBTKLPP.
Target pemeriksaan swab sebanyak 5.000 orang sesuai dengan arah Presiden Joko Widodo agar daerah melakukan tes swab dengan cara sampling untuk satu juta penduduk sebanyak 5.000 orang. Tes tersebut akan dilangsungkan secara bergelombang, menggandeng BBTKLPP DIY dan dukungan anggaran dari Pemda. “Mudah-mudahan dapat sesuai target. Sesuai dengan potensi yang ada,” terangnya.
Selain tes swab massal, pihaknya juga menggencarkan Rapid Diagnostic Test (RDT) yang menyasar sejumlah pedagang pasar. Dalam dua pekan ini sasaran RDT untuk pedagang sebanyak 1000 orang yang tersebar di Pasar Bantul, Pasar Ngipik Banguntapan, DM Grosir Piyungan, dan Pasar Jaten Kasihan.
BACA JUGA: Serie A Liga Italia Tak Lagi Disiarkan di Indonesia & Dunia, Ini Alasan dan Cerita di Baliknya
Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Helmi Jamharis menambahkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) sudah mengakomodasi tambahan anggaran Rp5 miliar untuk memfasilitasi tes swab massal gratis dan RDT. Ia berharap dengan adanya tes swab massal dapat mengetahui tingkat potensi penularan Covid-19.
Menurut Helmi sebenarnya kebutuhan tambahan anggaran di Dinas Kesehatan Bantul sebanyak Rp11 miliar namun kemampuan anggaran daerah yang belum memungkinkan. Tambahan anggaran tersebut di luar dari Rp40 miliar dana penanganan Covid-19 khusus dari Dinas Kesehatan selama pandemi ini.
Kepala BBTKL PP DIY Irene mengapresiasi swab massal gratis yang dilakukan Pemkab Bantul untuk mempercepat deteksi Covid-19. Sebab tes swab mandiri biayanya cukup mahal sampai Rp2,5 jutaan. Menurut dia Bantul daerah pertama di DIY yang melakukan tes swab massal gratis. Pihaknya siap memfasilitasi pemeriksaan spesimen. “Dalam sehari kami mampu memeriksa sampel sampai 400-an,” kata Irene.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Rabu 23 September 2026 lengkap dengan rute, jam keberangkatan dan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 23 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Rabu 23 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.